Respect The Planet Earth

Berkelana ke Negeri Seberang

  • KKL BROMO - BALI
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Kabupaten Pangandaran
  • Kabupaten Pangandaran
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Observasi Lapangan
  • Geo Track
  • Geo Track
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Touring Garut
  • Touring Garut
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Lembang - Bandung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Karangsambung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • Wisata Religi Cirebon
  • Wisata Religi Cirebon
  • Studi Obsevasi Wisata Adat & Budaya
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • MTs Mathlabussa'adah
  • MTs Mathlabussa'adah
  • Bandung
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Januari 2017 0 komentar

Pendidikan, Didikan, Pendidik, dan Yang Terdidik

Assalaamu'alaikum
Selamat siang para pembaca yang budiman dan beriman, semoga para pembaca sekalian pada siang ini sedang dalam kondisi sehat, senang, bahagia, ceria dan lagi banyak uang, hehe... bagi yang sebaliknya semoga dengan membaca blog saya ini, yang tadinya sakit menjadi sehat, yang unhappy jadi happy, yang sedih jadi bahagia, yang kanker (kantong kering) maklum mungkin di akhir bulan, semoga dapat kejuatan yang menggembirakan. aamiin. Mungkin contohnya dapet hadiah dari sahabat, temen, orangtua, atau orang lain tipsnya (api-api ultah wen dina FB sok geura di edit)hehe. Tapi jangan gitu-gitu juga sih, karena itu tindak penipuan nanti ada tindakan pidana lagi, ha. Yang aman-aman saja contohnya berdoa yang rajin, sholat lima waktu yang tepat dan jangan sampai ketinggalan. InsyaAllah Allah memberikan rizki yang tidak disangka-sangka. Just do it!!!

Para pembaca yang budiman, sempatkanlah 5 menit saja untuk membaca blog saya ini dengan ikhlas juga yaa. ummmmh....tema yang akan saya sajikan di blog saya ini sekarang yakni tentang PENDIDIKAN. Kita mengetahui dan juga memahami sekali pendidikan itu amat sangat penting, demi terciptanya manusia yang berpendidikan. Tapi terkadang pendidikan juga kerap dipandang sebalah mata atau tidak dijadikan patokan utama dalam memperbaiki nasib. Contohnya mohon maaf dalam kalangan yang kurang mampu tapi itu juga sebagian, tidak menutup kemungkinan pula yang mampu juga sebagian ada yang beranggapan seperti demikian, mereka cenderung mengesampingkan pendidikan dikarenakan karena mempunyai harta, lahan, pesawahan, rumah dll jadi berleha-leha dalam mecetak generasi/ anak-anak mereka untuk lebih berpendidikan karena ya itu tadi sudah mapan. Mengulas sedikit kisah Nabi singkatnya "Nabi Sulaeman yang diberi pilihan oleh Allah 2 hal menginginkan Harta/Jabatan atau Ilmu?" dan apa yang Nabi Sulaeman jawab, bisa ditebak kan? ya betul ilmu. Nabi Sulaeman menginginkan ilmu. Nah ilmu itu datangnya dari mana? kalau ditanya seperti itu. Saya jelas akan menjawab dari Allah SWT, dan media pengantar Ilmu tersebut ialah Manusia dengan metode Pendidikan dan alhasil kita dapat ilmu sampai sekarang. Yang paling basic/mendasar contohnya ilmu membaca, ilmu menulis, ilmu berbicara, dll. Kembali ke bahasan yang tadi bahwa yang kaya "kurang" memperhatikan Pendidikan dalam tanda kutip "sebagian". Begitupun yang kurang mampu, kalau yang kurang mampu kendalanya pasti soal biaya kebanyakannya. Tapi jangan khawatir karena dimana ada kemauan disitu ada jalan Man jadda wa jada. Allah lah yang maha kaya, mintalah pada-Nya InsyaAllah apapun itu asal kita bersungguh-sungguh pasti allah kabulkan. Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Karena pendidikan itu butuh, untuk apa? untuk meraih ilmu, dengan ilmu kita bisa lebih dekat kepada Allah. Karena sholat itu perlu ilmu, puasa perlu ilmu, zakat perlu ilmu, ibadah haji ke tanah suci juga perlu ilmu, bahkan mengelola kekayaanpun perlu ilmu.

Ah terlalu Gaib, terlalu lama, pengennya yang instan juga cepat. Itu sudah lumrah bagi manusia pengennya yang instan-instan seperti makan mie instan, hehe.. Tapi itu tadi selama ada kemauan disitu ada jalan. Doa dikolaborasikan dengan ikhtiar, ada input lalu proses dan output, inputnya itu doa ikhtiarnya proses outputnya kebahagian. Hasil tidak akan pernah menghianati proses. Begitupun dengan kemauan kita untuk terus ingin mendapatkan ilmu sampai akhir hayat. Pendidikan sekarang gratis loo. Anggaran APBN pemerintah kurang lebih 20% untuk Pendidikan looo... jadi dont woorry... Mulai dari PAUD, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK, InsyaAllah ada bantuan dari pemerintah yang dinamakan BOS. Jadi jangan khawatir masalah biaya. Tinggal siapkan kemauannya saja, dan insyaallah allah akan memberikan rizki yang tidak disangka-sangka bila hambanya mau berjuang di jalan allah bila mau menimba ilmu.

Alhamdulillah Indonesia saat ini tingkat pendidikannya menuju kearah kemajaun. terbukti tingkat melek hurup yang semakin bertambah, yang lulusan SMA semakin meningkat. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang semakin baik. Oleh karena itu Pendidikan adalah sarana membangun manusia. Manusia yang unggul adalah manusia yang berpendidikan yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Para pembaca sakitu heula we nya, cukup sekian saja dahulu tema tentang Pendidikan. Bersambung di lain kesempatan....tema DIDIKAN...
Salam kabahagiaan dari saya Alma Arif
Wassalaamu'alaikum
Kamis, 26 Januari 2017 0 komentar

Pembaharuan (Kemauan, Kemampuan, Kemajuan)

Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalaamu'alaikum para pembaca yang budiman, duh sudah lama sekali rasanya saya jarang memposting lagi beberapa tulisan saya ini, mohon maaf mungkin blog ini dikira sudah tidak aktif lagi, tapi masih aktif ko. he
fakumnya saya sebentar di dunia per bloggan mungkin salah satunya di sebabkan oleh rutinitas kesibukan saya di sekolah. Tapi InsyaAllah mudah-mudahan sekarang bisa lagi konsisten untuk menulis di blog saya yang sederhana ini, demi memuaskan hasrat menulis saya, hehe. Walaupun mungkin kurang menarik menurut pembaca sekalian, tapi syukron pabila yang sudah mau mengikhlaskan waktunya untuk membaca tulisan saya walau hanya sebentar.

Melihat kondisi saat ini, saya merasa prihatin terhadap bangsa Indonesia yang sangat kita cintai ini, kenapa?. Karena di saat ini kita dihadapi dengan serangan-serangan yang disebut dengan serangan hoax / fitnah atau apalah itu, sehingga dapat dapat kita rasakan dampaknya secara langsung maupun tidak langsung bisa memecah belah persatuan, kesatuan dan persaudaraan. Salah satunya kasus yang sedang hangat saat ini ialah tuduhan penghinaan simbol negara, penghinaan agama, dll. Miris dan teriris mendengarnya sebenarnya, ketika pada masa dahulu ketika Indonesia belum mendapat kemerdekaan, kita berbondong-bondong memperjuangkan hak kita, mengusir para penjajah, dan puncak keberhasilannya berkibarlah Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jl. Pegangsaan Timur, No. 56 yang di pidatoi oleh Presiden Soekarno dan Wakilnya Moh. Hatta. Merah Putih sebagai simbol yang agung dan amat sangat kita hormati dan kagumi. Juga sosok para pahlawan revolusi, pahlawan agama, pahlawan nasionalis pada masanya sangat kita sanjung-sanjung.

Ayolah negara kita ini adalah negara majemuk, Bhineka Thunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu jua), negara kita plural yang memiliki 5 agama resmi (Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghuchu) dan agama kepercayaan lainnya. Negara kita Nasionalis, Agamis, negara kita bukan Komunis. Kita itu beratus-ratus suku bangsa dan bahasa yang memiliki beribu-ribu budaya yang patut kita jaga dan lestarikan. Come on para generasi muda dan wahai para orangtua, kita dilahirkan untuk saling menjaga, menghormati, dan menyayangi satu sama lain. Ayo kita eratkan dan ikatkan lagi tali persaudaraan yang sempat terputus. Jangan sampai kita bercerai-berai kita harusnya mengukir prestasi dan menghidupkan kepribadian bangsa Indonesia yang Nasionalis dan Agamis.

Semoga kita mau memperbaiki diri, mampu merasakan simpati, dan maju untuk generasi Indonesia yang lebih baik lagi, Aamiin.
Sekian tulisan ini saya buatt sebagai awal postingan saya di bulan ini semoga ada manfaatnya, akhirul kalam. wassalaamu'alaikum wr. wb
salam kebahagiaan dari saya...
Selasa, 19 Agustus 2014 0 komentar

Gunung Padang




VIVAnews – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan keberadaan situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur telah menarik perhatian peneliti dunia untuk mengungkap misteri di baliknya.

Menurut Deddy, hal itu terungkap setelah dia bertemu dengan salah satu lembaga carbon dating (penanggalan unsur karbon) yang bermarkas di Miami, Amerika Serikat.

"Saat mengumumkannya secara online situs mereka, sudah cukup menggemparkan dunia. Buat para peneliti dunia, situs Gunung Padang merupakan sesuatu yang cukup menggiurkan dan menarik minat mereka untuk melakukan penelitian," ucap Deddy.

Selain lembaga carbon dating asal Negeri Paman Sam, Deddy juga menyatakan sejumlah negara sudah menyatakan ketertarikan untuk datang dan mengupas misteri sejarah yang berada di Gunung Padang. Salah satunya yang sudah menyampaikan langsung adalah Bosnia-Herzegovina.

"Sudah banyak peneliti yang datang dan menyampaikan langsung kepada kami. Salah satunya dari Bosnia, bahkan mereka menyatakan sudah membentuk tim untuk melakukan penelitian," terang Deddy.

Meski para peneliti dunia sudah mulai berdatangan, namun Deddy menyatakan Pemprov Jabar belum bisa memberikan akses dan izin kepada mereka untuk menggelar penelitian.

"Memang banyak yang tertarik, tapi sejauh ini tidak kami izinkan untuk melakukan penelitian," tegasnya.

Deddy menambahkan, Pemprov Jabar sendiri sudah menyusun rencana strategis, terutama untuk pengembangan potensi di sektor kepariwisataan dengan adanya Gunung Padang ini. "Untuk saat ini, kami baru kucurkan Rp3 miliar untuk menjadikan situs Gunung Padang sebagai kawasan wisata unggulan," paparnya.

Sebenarnya, kata dia, Pemprov Jabar ingin kucurkan Rp15 miliar. Namun, dana ini terbentur payung hukum. Meski demikian, dia menjamin bahwa pemprov akan terus mendukung pengembangan Gunung Padang tersebut. (ita)



Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/530118-gunung-padang-kian-betot-perhatian-peneliti-dunia?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
Jumat, 18 Juli 2014 0 komentar

Inovasi di Bulan Nan Suci

Assalaamualaikum Wr. Wb.
Tiada kata yang paling utama dan pertama selain untaian kata-kata indah yang hanya akan kita sampaikan kepada kekasih yang maha segala-galanya yaitu pujian kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Subhanallah, Alhamdulillah, Laailaaha illallah, Allohuakbar. Shalawat beserta salam semoga tetap terlimpah curahkan kepada panutan alam, pimpinan revolusi Islam yakni Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, tabi'in wa tabi'atnya juga kita selaku umatnya yang senantiasa taat pada ajarannya sampai akhir zaman. aamiin

Selamat datang juga saya ucapkan para pembaca yang budiman yang senantiasa selalu beriman dan berkenan untuk berkunjung di blog pribadi saya ini, mudah-mudahan para pembaca sekalian selalu ada dalam keadaan sehat walafiat, tidak lupa juga saya ucapkan selamat berpuasa bagi yang menjalankannya semoga puasa kita ini mendapat berkah dan pahala yang melimpah dari Allah SWT. 
Seperti biasa sempatkanlah kiranya 7 menit waktunya untuk membaca tulisan sederhana ini. Baiklah untuk kali ini sesuai janji saya dalam postingan sebelumnya, yaitu saya akan mengupas atau memaparkan mengenai "Inovasi di Bulan yang Suci". Postingan ini merupakan pengalaman pribadi saya yang dikemas secara acak-acakan, hehe...maklum masih dalam taraf belajar. Jadi bilamana ada kesalahan dalam penulisan maupun konten, minta kritik dan sarannya ya, untuk perbaikan di masa yang akan datang. Terima kasih...
Para pembaca yang budiman, tahukah bulan ini bulan apa? iya kalau masehi bulan Juli kalau bulan hijriah bulan suci Ramadhan, di bulan ini umat islam senantiasa menjalankan kewajibannya sebagai muslim yakni Puasa, puasa tertuang dalam "Rukun Islam" yang ada 5 gening...hehe
Di bulan nan suci ini, bulan yang selalu penuh dengan keberkahan, bulan dimana setiap amal sholeh yang kita lakukan akan dilipatgandakan oleh Allah dan langsung di beri oleh Allah dan tidak lewat perantara malaikat. Bulan dimana kita merasakan nikmatnya beribadah, nikmatnya bersedekah, nikmatnya berbuka puasa dengan keluarga dan nikmat-nikmat yang lain yang sangat indah. Sebagaimana firman Allah, kewajiban berpuasa telah tercantum dalam Q.S Al-Baqoroh ayat 183 yang berbunyi "Hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa". 

Para pembaca yang budiman dan senantiasa beriman...untuk kali ini saya akan memaparkan tentang merecon (b.sunda) / petasan... Tertarik???keep reading...
 
Petasan
(juga dikenal sebagai mercon) adalah peledak berupa bubuk yang dikemas dalam beberapa lapis kertas, biasanya bersumbu, digunakan untuk memeriahkan berbagai peristiwa, seperti perayaan tahun baru, perkawinan, dan sebagainya. Benda ini berdaya ledak rendah atau low explosive. Bubuk yang digunakan sebagai isi petasan merupakan bahan peledak kimia yang membuatnya dapat meledak pada kondisi tertentu. Di bulan puasa kali ini dan biasanya setiap bulan puasa selalu ramai dengan suara-saura khas petasan, baik itu jenis kembang api, atau merecon, namun puasa kali ini sedikit berbeda yaitu Setiap tahun selalu saja ada yang aneh, aneh dalam hal makanan, pakaian, dan barang-barang lainnya. Namun untuk kali ini saya tidak akan bahas makanan, karena takutnya jadi pada laper, he.., tidak akan bahas pakaian juga, nanti takutnya pada beli baju...he. Yang saya maksud dengan Inovasi di Bulan Suci ialah para pedagang petasan yang kreatif menjual petasan dengan berbagai macam. Salah satunya petasan yang akan saya paparkan dalam blog ini ialah Bazooka spiritus..yang sekarang menjadi tren dikalangan anak-anak kecil, dengan bangga dan gayanya membunyikan jenis petasan ini ke berbagai wilayah di tanah air (terlalu di dramatisir), he... ga papa biar terdengar expensive he. Ingin tahu lebih jauh Coba lihat gambar ini, dan beberapa cara untuk membuat basoka spiritus.
Berikut beberapa alat alat yang di butuhkan
1.Siapkan Kaleng sebanyak 4 buah
2.Siapkan Botol bekas tempat Bayclean
3.Siapkan pisau,gergaji besi,Obeng,isolasi/lapban
4.Korek api gas/pemantik dari listrik bisa didapatkan di warung harga sekitar 1000 rupiah
5.Botol spray Minyak Wangi(bekas)
6.Spiritus sebagai alat bahan bakar petasan bazoka
Cara membuat alat bazooka spiritus dari kaleng bekas
Buatlah lubang pada kaleng tersebut kemudian jadikan satu dan kemudian di rekatkan menggunakan lapban atau isolasi sampai sangat rekat,pada ujung lubang terahkir satukan botol bekas bayclean tersebut dan kemudian rekatkan lagi pada penutup botol bayclean lubangi untuk tempat meletakkan pemantik api
Cara penggunaan
lepas penutup bayclean kemudian isikan atau semprotkan spiritus secukupnya lalu tutup kembali kemudian di kocok atau bisa di goyang dan kemudian tutup kembali setelah itu tekan tombol pemantik api tersebut,demikianlah cara penggunaan bazooka spiritus.
Sebagai catatan petasan adalah alat hiburan yang berbahaya dan sangat membahayakan. 

Memang bulan puasa penuh dengan keberkahan, tidak hanya bagi umat muslim bagi nonmuslimpun demikian. Para pembaca tentunya sudah pada tahu berkahnya ramadhan itu. Umat muslim banyak yang membeli barang dari nonmuslim contohnya pakaian dll. Baaazoka spiritus merupakan karya seni dari para seniman berbakat, memang berisik sih kalau dibunyikan apalagi kalau yang lagi enak-enaknya tidur terganggu dengan bunyi petasan tersebut, dari yang tadinya ingin dapet pahala eh malah jadi dosa karena marahin yang nyalain petasan. Jadi intinya menyalakan petasan itu memang suatu yang mubah tidak ada gunanya, tapi ya kita harus melihat dari berbagai sudut pandang biar ga ada yang terdiskriminasi, yang notabene para seniman yang menjual bazooka demi mencukupi keluarganya. Mungkin ada satu kondisi dan tempat yang semestinya bisa dijadikan tempat menyalakan petasan tersebut "di Leuweung" kalau bahasa sundanya mah, atau dihutan. Mungkin postingan kali ini dicukupkan sekian, mudah-mudahan para pembaca sekalian bisa mengambil manfaat dari membaca tulisan blog sederhana dan mungkin ngawur ini. Hanya sekedar berbagi lewat ilmu yang seadanya. hehe..Salam sukses dan kebahagiaan dari saya...
 Semoga kita dapat berjumpa lagi di lain kesempatan. Wassalaamualaikum...Wr. Wb
Sabtu, 12 April 2014 0 komentar

Gerhana bulan total akan terjadi pada 15 April


  
Foto sekuel proses terjadinya gerhana bulan total, saat bulan, bumi, dan matahari yang secara berurutan berada di satu posisi sejajar. (FOTO ANTARA/Septianda Perdana)

Berkas:Lunar libration with phase2.gif

Jakarta (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gerhana bulan total akan terjadi pada 15 April 2014.

"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, wilayah Indonesia hanya dapat mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.

Pada gerhana bulan total, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada dibagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.

Gerhana bulan total, menurut dia, juga akan bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam.

Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.

Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur.

Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.

Gerhana diperkirakan terjadi empat kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.

APA ITU GERHANA BULAN? 

Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.















Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°, maka tidak setiap oposisi bulan dengan Matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana Matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan bumi.

Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.
Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf).


Jenis-Jenis Gerhana Bulan
  • Gerhana bulan total
Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
  • Gerhana bulan sebagian
Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari Matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.
  • Gerhana bulan penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

















Sumber : http://www.antaranews.com/berita/428913/gerhana-bulan-total-akan-terjadi-pada-15-april dan http://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_bulan
Selasa, 18 Maret 2014 0 komentar

Terungkap, Detik-detik Terbentuknya Alam Semesta

VIVAnews - Para astronom telah merilis temuan yang mengesankan terkait proses kelahiran alam semesta. Tim peneliti antariksa dari Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics di Massachusetts, AS, berhasil mendeteksi masa terawal setelah munculnya Big Bang, proses tabrakan hebat yang melahirkan alam semesta sekitar 13,8 miliar tahun silam.

Melansir Daily Mail, Selasa 18 Maret 2014, peneliti berhasil mendeteksi gelombang gravitasi dari sepermiliar sepertriliun picosecond usai terjadinya Big Bang. Hampir tak terbayangkan, untuk diketahui satu picosecond sama dengan sepertriliun detik.

Disebutkan gelombang gravitasi pertama itu dapat mendukung pengetahuan manusia tentang kelahiran alam semesta.

Tidak mudah untuk mendapatkan gelombang gravitasi pada masa terawal usai peristiwa Big Bang. Peneliti menggunakan detektor radiasi super sensitif dan kemudian memasangkan teleskop radio BICEP2 di Kutub Selatan. Fasilitas ini sudah bekerja sejak sembilan tahun lalu.

Setelah hampir satu dekade berjalan, peneliti kemudian menemukan titik terang pencarian. Mereka berhasil menemukan pola-pola berputar pada radiasi berlatar belakang kosmik yang tercipta dari gelombang gravitasi yang disebabkan awal pembentukan alam semesta.

Sontak saja temuan gelombang gravitasi terawal usai Big Bang itu menggemparkan dunia fisika.

"Ini sungguh luar biasa. Ini mengonfirmasi ide yang aneh. Selanjutnya, sudah lebih jelas untuk dikonfirmasi dengan teknologi lain," ujar Profesor Peter Ade, peneliti yang membantu membangun instrumen pendeteksi gelombang.

Ade pun mengatakan, peneliti di balik temuan ini sangat pantas mendapatkan Nobel Fisika.

"Ini yang saya sebut sebagai pemenang Nobel fisika. Yang perlu diperdebatkan hanyalah siapa yang pantas mendapatkan nobel," ujar dia.

Temuan akan duji oleh peneliti dan ahli lain untuk memantapkan temuan.

Sejauh ini, teori mencatat usai Big Bang, alam semesta merupakan partikel seperti sup panas. Butuh waktu sekitar 380 ribu tahun untuk mendinginkan partikel yang kemudian membentuk atom. Setelah atom terbentuk kemudian muncul galaksi dan bintang-bintang.

Berjalan miliaran tahun, barulah muncul planet-planet yang terbentuk dari gas dan debu. Seiring terbentuknya planet maka bagian kecil alam semesta mulai terbentuk dan kian menyebar.
 
Gambaran teori Big Bang. (ESA)

Dengan demikian, temuan astronom itu sangat istimewa dalam upaya menguak proses terbentuknya alam semesta. Menariknya lagi, dalam menemukan gelombang gravitasi itu, peneliti Harvard - Smithsonian Center, hanya memindai dua persen dari seluruh hamparan alam semesta dalam waktu tiga tahun belakangan ini.


Ahli fisika dari Arizona State University, Lawrence Krauss menuturkan, kemungkinan pola gelombang cahaya yang menguak gelombang gravitasi itu bisa saja bukan tanda reaksi usai Big Bang. Namun, ia tidak memungkiri bahwa temuan gelombang gravitasi itu susah terbantahkan.


"Ini menjadi harapan terbaik kami untuk menguji langsung apakah terjadi lonjakan pertumbuhan yang sangat cepat," jelas Krauss.


Temuan baru itu diumumkan oleh sebuah kolaborasi peneliti dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, University of Minnesota, Stanford University, California Institute of Technology dan Jet Propulsion Laboratory NASA.


Pemimpin studi, John Kovac dari unsur Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics menjelaskan, temuan ini akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah pekan ini. (umi)
Selasa, 24 Desember 2013 0 komentar

Cerita Seorang Guru

Menjadi guru, bukanlah pekerjaan mudah. Didalamnya, dituntut pengabdian, dan juga ketekunan. Harus ada pula kesabaran, dan welas asih dalam menyampaikan pelajaran. Sebab, sejatinya, guru bukan hanya mendidik, tapi juga mengajarkan. Hanya orang-orang tertentu saja yang mampu menjalankannya.
 
Menjadi guru juga bukan sesuatu yang gampang. Apalagi, menjadi guru bagi anak-anak yang mempunyai “keistimewaan”. Dan saya, merasa beruntung sekali dapat menjadi guru mereka, walau cuma dalam beberapa jam saja. Ada kenikmatan tersendiri, berada di tengah anak-anak dengan latar belakang Cerebral Palsy (sindroma gangguan otak belakang).
 
Suatu ketika, saya diminta untuk mendampingi seorang guru, di sebuah kelas khusus bagi penyandang cacat. Kelas itu, disebut dengan kelas persiapan, sebuah kelas yang berada dalam tingkatan awal di YPAC Jakarta. Lazimnya, anak-anak disana berumur antara 9-12 tahun, tapi kemampuan mereka setara dengan anak berusia 4-5 tahun, atau kelas 0 kecil.
 
Saat hadir disana, kelas tampak ramai. Mereka rupanya sedang bermain susun bentuk dan warna. Ada teriak-teriakan ganjil yang parau, dan hentakan-hentakan kepala yang konstan dari mereka. Ada pula tangan-tangan yang kaku, yang sedang menyusun keping-keping diagram. Disana-sini terserak mainan kayu dan plastik. Riuh. Bangku-bangku khusus berderak-derak, bergesek dengan kursi roda sebagian anak yang beradu dengan lantai.
 
Saya merasa canggung dengan semua itu. Namun, perasaan itu hilang, saat melihat seorang guru yang tampak begitu telaten menemani anak-anak disana. “Mari masuk, duduk sini dekat Si Abang, dia makin pinter lho bikin huruf,” begitu panggilnya kepada saya. Saya berjalan, melewati anak-anak yang masih sibuk dengan tugas
mereka. Ah benar saja, si Abang, anak berusia 11 tahun yang mengalami Cerebral Palsy dengan pembesaran kepala itu, tampak tersenyum kepada saya. Badannya melonjak-lonjak, tangannya memanggil-manggil seakan ingin pamer dengan kepandaiannya menyusun huruf.
 
Subhanallah, si Abang kembali melonjak-lonjak. Saya kaget. Saya tersenyum. Dia tergelak tertawa. Tak lama, kami pun mulai akrab. Dia tak malu lagi dibantu menyusun angka dan huruf. Susun-tempel-susun-tempel, begitu yang kami lakukan. Ah, saya mulai menikmati pekerjaan ini. Dia pun kini tampak bergayut di tangan
saya. Tanpa terasa, saya mengelus kepalanya dan mendekatkannya ke dada. Terasa damai dan hangat.
 
Sementara di sudut lain, sang Ibu guru tetap sabar sekali menemani semua anak disana. Dituntunnya tangan anak-anak itu untuk meniti susunan-susunan gambar. Dibimbingnya setiap jemari dengan tekun, sambil sesekali mengajak mereka tersenyum. Tangannya tak henti mengusap lembut ujung-ujung jemari lemah itu. Namun, tak pernah ada keluh, dan marah yang saya dengar.
 
Waktu berjalan begitu cepat. Dan kini, waktunya untuk pulang. Setelah membereskan beberapa permainan, anak-anak pun bersiap di bangku masing-masing. Dduh, damai sekali melihat anak-anak itu bersiap dengan posisi serapih-rapihnya. Tangan yang bersedekap diatas meja, dan tatapan polos kearah depan, saya yakin, membuat setiap orang tersenyum. Ibu guru pun mulai memimpin doa, memimpin setiap anak untuk mengatupkan mata dan memanjatkan harap kepada Tuhan.
 
Damai. Damai sekali mata-mata yang mengatup itu. Teduh. Teduh sekali melihat mata mereka semua terpejam. Empat jam sudah saya bersama “malaikat-malaikat” kecil itu. Lelah dan penat yang saya rasakan, tampak tak berarti dibanding dengan pengalaman batin yang saya alami. Kini, mereka bergerak, berbaris menuju pintu keluar. Tampak satu persatu kursi roda bergerak menuju ke arah saya. Ddduh, ada apa ini?
 
Lagi-lagi saya terharu. Setibanya di depan saya, mereka semua terdiam, mengisyaratkan untuk mencium tangan. Ya, mereka mencium tangan saya, sambil berkata, “Selamat siang Pak Guru..” Ah, perkataan yang tulus yang membuat saya melambung. Pak guru…Pak Guru, begitu ucap mereka satu persatu. Kursi roda mereka berderak-derak setiap kali mereka mengayuhnya menuju ke arah saya. Derak-derak itu kembali membuat saya terharu, membayangkan usaha mereka untuk sekedar mencium tangan saya.
 
Anak yang terakhir telah mencium tangan saya. Kini, tatapan saya bergerak ke samping, ke arah punggung anak-anak yang berjalan ke pintu keluar. Dalam diam saya berucap, “..selamat jalan anak-anak, selamat jalan malaikat-malaikat kecilku…” Saya membiarkan airmata yang menetes di sela-sela kelopak. Saya biarkan bulir itu jatuh, untuk melukiskan perasaan haru dan bangga saya. Bangga kepada perjuangan mereka, dan juga haru pada semangat yang mereka punya.
 
***
 
Teman, menjadi guru bukan pekerjaan mentereng. Menjadi guru juga bukan pekerjaan yang gemerlap. Tak ada kerlap-kerlip lampu sorot yang memancar, juga pendar-pendar cahaya setiap kali guru-guru itu sedang membaktikan diri. Sebab mereka memang bukan para pesohor, bukan pula bintang panggung.
 
Namun, ada sesuatu yang mulia disana. Pada guru lah ada kerlap-kerlip cahaya kebajikan dalam setiap nilai yang mereka ajarkan. Lewat guru lah memancar pendar-pendar sinar keikhlasan dan ketulusan pada kerja yang mereka lakukan. Merekalah sumber cahaya-cahaya itu, yang menyinari setiap hati anak-anak didik mereka.
 
Dari gurulah kita belajar mengeja kata dan kalimat. Pada gurulah kita belajar lamat-lamat bahasa dunia. Lewat guru, kita belajar budi pekerti, belajar mengasah hati, dan menyelami nurani. Lewat guru pula kita mengerti tentang banyak hal-hal yang tak kita pahami sebelumnya. Tak berlebihankah jika kita menyebutnya sebagai pekerjaan yang mulia?
 
Teman, jika ingin merasakan pengalaman batin yang berbeda, cobalah menjadi guru. Rasakan kenikmatan saat setiap anak-anak itu memanggil Anda dengan sebutan itu, dan biarkan mata penuh perhatian itu memenuhi hati Anda. Ada sesuatu yang berbeda disana. Cobalah. Rasakan.

Sumber : http://kisah-motivasi.com/blog/2013/07/cerita-seorang-guru?fb_action_ids=10200287780316489&fb_action_types=og.likes&fb_ref=.Urkzv_YNPFo.like&fb_source=other_multiline&action_object_map=[628881967144739]&action_type_map=[%22og.likes%22]&action_ref_map=[%22.Urkzv_YNPFo.like%22]#.Urk3zs6cc92
Jumat, 25 Oktober 2013 0 komentar

( MUKJIZAT ) BUKTI BULAN YANG PERNAH TERBELAH DUA

MENGKAJI DENGAN KACAMATA ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN

Dari Abdullah Berkata bahwa Bulan terbelah menjadi dua bagian di zaman Rasulullah, kemudian Rasulullah Saw bersabda: “Saksikanlah” (HR. Muslim: 7249)

Allah Swt berfirman artinya, “Telah dekat datangnya Hari Kiamat dan Bulan telah terbelah" (Al Qomar :1)

( 14 Abad Kemudian )

Ilmuwan NASA Telah mengungkapkan bawah di bulan terdapat celah dengan panjang beberapa ratus kilometer, kemudian mereka pun menemukan beberapa celah lain di permukaan Bulan yang sampai sekarang belum diketahui penyebab retakan terebut.

Beberapa Ilmuwan lain beranggapan bawah celah tersebut bekas dari cairan Lava hanya saja spekulasi ini sebatas teori yang tidak terbuktikan, terdapat Sejumlah besar celah pada permukaan bulan, dan beberapa di antaranya mensimulasikan `Retakan yang tersambung` seolah-olah kita berada di depan permukaan logam retak kemudian merapat !

Ilmuwan NASA menyebut fenomena ini sebagai: `rilles are still a topic of research` yang berarti fenomena celah ini masih dalam proses penelitian, Bahkan hingga sekarang pun celah ini masih membingungkan para ilmuwan dalam menjelasan penyebabnya, dan semua teori yang mereka kemukakan jauh dari kenyataan gambar yang diperoleh oleh NASA.

Foto bagian Bulan ini diperoleh dari NASA pada tahun 1969 dari ketinggian 14 Km dari permukaan Bulan, menunjukkan bahwa keadaan celah itu memperlihatkan efek “Fusi” maka mereka pun menganggap penyebab efek tersebut disebebkan oleh cairan Lava yang keluar dari celah-celahnya lalu menutupi celah tersebut.

Referensi gambar dan badan antariksa AS NASA: http://apod.nasa.gov/apod/image/0210/rille_apollo10_big.jpg

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh American Geophysical Union pada tahun 1970, disebutkan bahwa penyebab terbentuknya Celah pada Bulan tesebut bertentang dengan teori-teori yang dikemukakan para Ilmuwan, dan diantara Laporan itu terdapat sebuah penjelasan dari seorang Insinyur bernama Ralph Juergens yang menjelasakan Bahwa sebelumnya telah terjadi sengatan Listrik yang sangat Kuat meyerupai sambaran Petir yang mengenai Bulan sehingga menyebabkan keretakan kemudian retakan itu tertutupi dan membentuk struktur las Listrik seperti pada dua potongan logam yang tersambung oleh tenaga listrik.

Gambar celah yang panjangnya 125 kilometer dan kedalaman 400 meter dan lebar 1.500 meter.

Seseorang Mungkin berkata: bagaimana mungkin Bulan bisa terbelah menjadi dua bagian, bisakah itu terjadi ?

Lalu kenapa Bulan tidak runtuh ?, bahkan mereka pun akan berkata : jika benar terjadi, peristiwa ini sangat bertentangan dengan Hukum Fisika, gravitasi dan alam semesta ?

Jadi Kesimpulan dari permasalahan Ilmiah ini: Bahwa terdapat berbagai Mukjizat yang tidak dapat ditafsirkan dengan kekuatan Logika maupun kemajuan Sains, yaitu Mukjizat yang Allah Swt Khususkan kepada para utusan-Nya seperti Mukjizat tongkat Nabi Musa A.s Yang berubah menjadi ular dan Nabi Isa A.s yang dapat menghidupakan orang Mati atau Mukjizat-Mukjizat yang dimilik para Nabi dan Rasul yang serupa dengannya….maka keajaiban-keajaiban seperti ini mustahil untuk ditafsirkan secara Ilmiah, karena hanya dengan imanlah seseorang bisa menjustifikasikan kebenaran mukjizat itu.
Senin, 30 September 2013 0 komentar

Oksigen di Bumi Ada Sejak 3 Miliar Tahun yang Lalu



VIVAnews - 
Selama ini ilmuwan menyakini, sekitar 2,3 miliar tahun lalu, Bumi mengalami apa yang dikenal dengan Great Oxidation Event, masa di mana kehidupan Bumi belum terbentuk dan oksigen masih mendominasi lapisan atmosfer. Masa ini adalah titik perubahan besar bagi evolusi segala kehidupan di Bumi yang kini kompleks.



Namun, ternyata akarnya jauh lebih awal dari apa yang diduga para ilmuwan.
Setidaknya demikian yang dikatakan temuan baru sejumlah peneliti internasional, yang dilansir Nature, 30 September 2013. Temuan itu telah menguji beberapa sampel dari tanah tertua yang ditemukan di Bumi.
Dari tanah murni itu, yang diperkirakan berusia tiga miliar tahun lalu dan telah terkunci di balik bebatuan di Afrika Selatan, ditunjukkan bukti jelas akan adanya pelapukan oksidatif. Artinya, pelapukan itu melibatkan zat O2 dalam proses peleburan kimia.
Dan, agar proses kimia itu bisa berlangsung, dibutuhkan kadar oksigen yang cukup signifikan untuk mempengaruhi tanah. Bukan hal yang mustahil, tapi temuan ini cukup mengejutkan, menjelaskan bahwa peradaban makhluk hidup pertama di Bumi jauh lebih kompleks dari perkiraan sebelumnya.
"Fotosintesis oksigenik adalah metabolisme yang sangat rumit dan masuk akal. Kita mungkin tidak melihat manifestasinya hingga masa Great Oxidation Event, tapi sekarang kita tahu bahwa oksigen hadir lebih awal di lapisan atmosfer dan Bumi. Ini membuktikan bahwa metabolisme yang kompleks sekalipun berevolusi sangat cepat," kata Dr Sean Crowe, peneliti dari University of British Columbia pada BBC.
Para peneliti berharap dapat menemukan lebih banyak data untuk memperkuat temuan baru ini. Namun, hanya sedikit tanah di Bumi yang tidak terganggu selama tiga miliar tahun. Peneliti juga yakin, misteri besar kehidupan masih sangat mungkin datang dari tanah-tanah yang terkubur di Greenland dan Australia selama miliaran tahun.

Sumber : 
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/447918-oksigen-di-bumi-ada-sejak-3-miliar-tahun-yang-lalu?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
Minggu, 30 Juni 2013 0 komentar

MISTERI ASTEROID MENGIKUTI ROTASI BUMI SEJAK 250 RIBU TAHUN LALU

Apostolos Christou dan David Asher, astronom dari Armagh Observatory, Irlandia Utara menyatakan bahwa asteroid yang beberapa waktu lalu ditemukan, ternyata telah mengikuti Bumi dengan pergerakannya sendiri mengelilingi Matahari setidaknya selama 250 ribu tahun terakhir!
Asteroid bernama 2010 So16 yang memiliki diameter beberapa ratus meter itu juga merupakan asteroid terbesar yang berada di sekitar Bumi. Diperkirakan, asteroid ini memiliki hubungan erat dengan asal muasal planet Bumi.

Menurut para astronom, ia akan terus memantau pergerakan Bumi setidaknya untuk 100 ribu hingga jutaan tahun ke depan. Temuan ini sendiri dipaparkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
“Jarak rata-rata asteroid ini dengan Matahari identik dengan jarak Bumi dengan Matahari,” kata Christou, seperti dikutip dari Cosmosmagazine, edisi April 2011. “Menariknya, orbit asteroid ini juga sangat serupa dengan orbit Bumi,” ucapnya.
Namun demikian, jalur yang diambil asteroid aneh ini tidak serupa dengan Bumi. Dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, ia membuat jalur yang berbentuk seperti ladam atau sepatu kuda.
“Asteroid 2010 So16 membutuhkan waktu 175 tahun untuk menyelesaikan perjalanan dari ujung satu ke ujung lainnya pada jalur sepatu kuda tersebut,” kata Christou.

Dalam orbit berbentuk ladam, asteroid akan bergerak mendekat dan menjauh dari bumi tanpa pernah melintasi bumi. Ketika mendekati bumi, 2010 SO16 akan bergerak dengan lambat. Sampai jarak tertentu dari bumi, asteroid akan kembali ditarik oleh matahari sehingga berbalik dari arah lintasan semula. Gerakan berbalik ini berlanjut sampai planet berada di balik matahari dan mendekat lagi dengan bumi dari sisi berlainan.
“Ketika kecepatan asteroid itu seimbang dengan kecepatan Bumi, Bumi tidak menariknya,” ucapnya. “Tidak tertariknya asteroid oleh gravitasi Bumi membuat asteroid itu menjadi lebih dekat dengan Matahari dan itu membuat So16 mendapat kecepatan tambahan.”
Jika dilihat dari bumi, pola gerak bolak-balik asteroid akan tampak seperti tapal kuda. Namun jika dilihat dari sudut pandang asteroid, benda langit ini bergerak dalam arah yang sama. Periode orbit asteroid adalah selama 3,5 abad.

Lintasan "aneh" asteroid 2010 So16 dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, ia membuat jalur yang berbentuk seperti ladam atau sepatu kuda.

Orbit unik asteroid ini diprediksi tak akan berlangsung selamanya. Orbit ladam merupakan tipe orbit yang labil sehingga sebuah tarikan kecil dari benda langit lain saja sudah bisa membuyarkan bentuk orbitnya. Namun sejauh ini orbit ladam asteroid 2010 SO16 masih kokoh dengan lintasan ladam tersebut setidaknya hingga 120 ribu tahun mendatang.
Saat ini, asteroid tersebut berada di salah satu titik yang terdekat dengan Bumi. Diperkirakan, asteroid ini dapat dilihat dalam beberapa dekade ke depan.

Sumber : http://forum.viva.co.id/misteri/1007755-misteri-asteroid-mengikuti-rotasi-bumi-sejak-250-ribu-tahun-lalu.html




Minggu, 17 Februari 2013 0 komentar

ABOUT VALENTINE DAY


Cinta dan segala manifestasinya adalah
anugerah Maha Pencipta yang dimiliki
setiap manusia. Keberadaan valentine yang diterjemahkan sebagai hari kasih sayang
perlu dikoreksi ulang, terutama oleh remaja kita.

Bulan Februari selalu diidentikan dengan bulan kasih sayang. Gemerlap warna me­rah dan pink menyulap hampir setiap toko dan pusat perbelanjaan, dengan rangkaian aksesoris ataupun pernak-pernik berbentuk hati. Ber­bagai tawaran diskon dengan tema kasih sayang dijadikan ajang guna menarik konsumen dalam rangka peringatan hari valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Boneka, coklat, permen serta bunga adalah simbolisasi hadiah yang biasanya diberikan saat perayaan valentine tiba. Karena itu, barang-barang tersebut bisa dijumpai dengan sangat mudah di berbagai sudut etalase toko, bahkan disertai dengan bonus pembingkisan kado.
 
Meskipun tidak dirayakan oleh semua orang, tradisi valentine selalu menjadi wacana kontroversial di khalayak publik. Beberapa kalangan yang meninjau valentine dari persfektif agama menolak tradisi valentine ini karena dianggap tidak sesuai dengan ajaran agama. Sejarah valentine yang berkiblat pada kebudayaan Romawi dengan beragam versi tak urung membuat MUI menjatuhkan fatwa haram pada tanggal 13 Februari 2009, empat tahun yang lalu.
 
Ada beragam versi sejarah tentang asal-usul hari Valen­tine. Namun versi paling popular adalah nasib tragis yang menimpa pendeta St. Valen­tino yang dihukum mati karena melanggar titah kaisar Claudius II akibat menikahkan pasangan di gereja secara sembunyi-sembunyi. Claudius II murka karena menganggap prajurit lebih tangguh bila maju ke medan perang dengan status single, karena itu para bujangan dilarang untuk me­nikah. St Valentine yang membangkang ini kemudian mendapatkan hukuman penjara. Selama dikurung, St. valentino sempat berkenalan dengan putri penjaga penjara dan jatuh cinta kepadanya. Kisah cinta yang berakhir tragis ini kemudian dicatat orang-orang sebagai kisah romantisme sepanjang masa
 
Hampir senada, penolakkan dari kelompok lain menga­rahkan valentine sebagai reka­yasa pemilik modal yang ingin mengeruk keuntungan bisnis dari penjualan produk yang dipasarkan.
Sebenarnya tradisi perayaan valentine adalah konsekwensi dari globalisasi dimana media internasional dengan dibantu teknologi komunikasi membentuk identitas baru masya­rakat Indonesia. Media massa, terutama dari segmen remaja secara persuasif mengajak ka­wula muda untuk menebar kasih sayang pada tanggal 14 Februari. Beragam majalah remaja begitu gencar membidik remaja muda untuk memeriahkan acara valentine melalui rubrik-rubrik special valentine dengan tema-tema romantis­me khas anak muda. Disinilah kita dituntut untuk bisa selekif dan cermat dalam mengamati tradisi tersebut karena valentine bisa jadi adalah pelestarian kekerasan yang tidak disadari remaja putri, terutama yang sudah memiliki teman istimewa (baca: pacar)

Benih-Benih Kekerasan dalam Pacaran
Kekerasan terhadap perempuan dalam bentuk KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) sudah sangat familiar bagi khalayak, dan sudah mendapatkan payung hukum dari negara berupa UU No. 23 tahun 2004. Rupanya kekerasan sen­diri tidak hanya menghampiri pasangan yang sudah terikat hukum, wujud relasi paling sederhana seperti paca­ran pun ternyata menyimpan potensi benih-benih kekerasan. Peng­gunaan istilah kekerasan Da­lam Pacaran (KDP) atau disebut juga dating violence memang tidak sepopuler KD­RT. Namun istilah KDP sudah banyak digunakan oleh Lem­baga Swadaya Masyarakat yang peduli di bidang perempuan untuk mengkampanye­kan kesadaran membangun hubungan pacaran sehat. Seg­mentasi kampanye ini dikhu­suskan bagi mereka yang ber­pacaran karena pacaran pun tidak luput dari tindak keke­rasan seperti halnya keke­rasan fisik, psikis, ekonomi maupun seksual.
Kasus yang menimpa selebritis Ardina Rasti yang dianiaya oleh kekasihnya Egi Gio­nino merupakan salah satu contoh KDP yang tidak hanya menyakiti fisik korban, tetapi juga secara psikologis. Adanya catatan KDP merupakan realitas dimasyarakat bahwa hubu­ngan antara laki-laki dan pe­rempuan selama menjajaki masa indah pacaran, bisa juga mengakibatkan kekerasan baik dalam bentuk fisik atau psikis.
 
Tradisi valentine harus diwaspadai karena ajang yang selalu diidentikkan dengan kasih sayang ini menyimpan ‘benih-benih’ kekerasan (dating violence) dan bisa membawa akibat fatal. Hampir tiap tahunnya pemberitaan surat kabar selalu menyajikan berita kontroversial terkait peningkatan jumlah penjualan kondom saat menjelang valentine. Memang diperlukan penelitian lebih lanjut untuk bisa menarik kesimpulan apakah ada keterkaitan langsung antara momentum valentine dengan peningkatan penjualan kondom, namun kemungkinan korelasi di antara keduanya dimungkinkan tetap ada karena valentine sering dianggap sebagai wujud peng­ungkapan cinta termasuk de­ngan melakukan hubungan seks.
 
Hubungan seks yang terjadi di luar ikatan pernikahan tidak semata-mata terjadi begitu saja. Proses kedekatan diantara keduanya adalah pra-syarat awal yang kemudian dilanjutkan dengan hubungan yang makin akrab. Bujuk rayu mes­ra, ancaman akan diputuskan jika menolak, bahkan janji untuk menikahi pasangan ada­lah senjata untuk meluluhkan hati perempuan. Bila perempuan sudah terjerat dengan cinta semu semacam ini, dia akan kemudian memberikan segalanya kepada pasangannya sebagai pembuktian cinta, termasuk bisa jadi tubuhnya.
 
Bila hubungan seksual telah terjadi, maka kontrol laki-laki atas perempuan semakin kuat, karena keperawanan masih merupakan harga yang mahal untuk masyarakat kita, beda perkara dengan nilai keperjakaan. Harga diri wanita kemudian diletakkan pada proses deflorasi yaitu proses pemecahan selaput dara yang menjadi simbol virginitasnya. Kondisi kelamin perempuan yang ‘akan berubah’ ketika pertama kali melakukan hubungan badan ini dijadikan pembedaan dengan kondisi alat kelamin laki-laki yang ‘tidak berubah’ meskipun melangsungkan hubungan badan berkali-kali.
 
Jika terjadi pengingkaran tanggung jawab laki-laki maka hukuman sosial yang diberikan masyarakat juga lebih banyak mendiskriminasikan perempuan daripada laki-laki sehingga banyak kasus kekerasan dalam pacaran yang tidak bisa diusut tuntas. Kasus dikeluarkannya siswi yang ketahuan hamil dari sekolah sering kali kita temukan di sekitar lingkungan. Padahal, jarang sekali ada siswa yang dikeluarkan bila menghamili seseorang, bahkan jika diketahui mereka sebagai pasangan kekasih. Perempuan rentan sebagai korban. Perempuan yang mendapatkan kekerasan dari pasangannya kemudian ditempatkan pada posisi korban yang dipersalahkan (blaming the victim) atau korban yang turut berpartisipasi (victim participation) karena dianggap membangkitkan hasrat birahi laki-laki.
 
Cinta dan segala manifestasinya adalah anugerah Maha Pencipta yang dimiliki setiap manusia. Keberadaan valentine yang diterjemahkan sebagai hari kasih sayang perlu dikoreksi ulang, terutama oleh remaja kita. Kalangan remaja sangat rentan untuk mengikuti gaya hidup asing tanpa filtrasi yang kuat hanya untuk alasan modernisasi. Banyak remaja yang kemudian merayakan valentine karena ikut-ikut teman saja. Oleh karena itu, remaja sebaiknya mewaspadai tradisi hari valentine agar jangan sampai terjebak dengan kekerasan dalam pacaran/dating violence.

Sumber : http://www.kabar-priangan.com//news/detail/8178
Senin, 24 Desember 2012 0 komentar

Invasi Alien dalam Al-quran

🛸 Makhluk Luar Angkasa dalam Al-Qur’an: Antara Spekulasi dan Tanda Kekuasaan Allah

🌌 Alam Semesta dalam Pandangan Islam

Al-Qur’an sering mengajak manusia untuk merenungi langit dan bumi sebagai bukti kebesaran-Nya. Salah satu ayat yang menarik adalah:

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya.”
(QS. Asy-Syura: 29)

Ayat ini membuka peluang tafsir tentang adanya makhluk lain selain manusia yang mungkin ada di tempat lain di alam semesta, baik di bumi maupun di luar bumi.

🔬 Perspektif Ilmiah: Apakah Kehidupan Selain Kita Ada?

Para ilmuwan terus mencari kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi melalui riset astrobiologi. Dengan teknologi seperti teleskop luar angkasa dan misi antarplanet, ilmuwan mencari planet layak huni yang memiliki air, atmosfer, dan suhu yang mendukung kehidupan.

Walau belum ditemukan bukti kuat tentang alien, luasnya alam semesta membuat banyak ilmuwan percaya bahwa kita mungkin tidak sendiri.

🕌 Tafsir Ulama dan Keseimbangan Iman

Beberapa ulama menafsirkan “makhluk-makhluk melata” dalam ayat di atas sebagai jin, malaikat, atau makhluk hidup lain yang belum diketahui manusia.

Islam tidak menutup kemungkinan adanya kehidupan lain, selama tidak bertentangan dengan akidah. Maka, menggali kehidupan di luar bumi bisa menjadi bagian dari tadabbur atas ciptaan Allah.

🤲 Penutup: Kebesaran Ciptaan Allah Tak Terbatas

Pembahasan ini bukan untuk meyakini keberadaan alien secara pasti, tetapi untuk mengagumi kebesaran ciptaan Allah yang begitu luas. Al-Qur’an memerintahkan kita untuk berpikir dan mengambil pelajaran dari langit dan bumi.

“Tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan hikmah.”
(QS. Ad-Dukhan: 38)

Wilujeng Sumping

Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi

Blog ini menghormati privasi Anda. Informasi pribadi yang kami kumpulkan, seperti nama dan email (jika Anda berkomentar), tidak akan disebarkan atau digunakan untuk tujuan lain tanpa izin Anda.

Kami menggunakan layanan pihak ketiga seperti Google AdSense yang mungkin menempatkan cookie di browser Anda untuk menampilkan iklan yang relevan.

Anda dapat mengatur preferensi iklan melalui pengaturan Google Ads: https://adssettings.google.com.

 
;
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di Blog Sederhana Ini, Semoga Berkenan dan Ada Manfaatnya, bagi yang mau memasang iklan produknya di blog saya ini silahkan hubungi no HP : 085223419416, Terima Kasih dan Salam Kebahagiaan Dari Saya :)