Menurut Deddy, hal itu terungkap setelah dia bertemu dengan salah satu lembaga carbon dating (penanggalan unsur karbon) yang bermarkas di Miami, Amerika Serikat.
"Saat mengumumkannya secara online situs mereka, sudah cukup menggemparkan dunia. Buat para peneliti dunia, situs Gunung Padang merupakan sesuatu yang cukup menggiurkan dan menarik minat mereka untuk melakukan penelitian," ucap Deddy.
Selain lembaga carbon dating asal Negeri Paman Sam, Deddy juga menyatakan sejumlah negara sudah menyatakan ketertarikan untuk datang dan mengupas misteri sejarah yang berada di Gunung Padang. Salah satunya yang sudah menyampaikan langsung adalah Bosnia-Herzegovina.
"Sudah banyak peneliti yang datang dan menyampaikan langsung kepada kami. Salah satunya dari Bosnia, bahkan mereka menyatakan sudah membentuk tim untuk melakukan penelitian," terang Deddy.
Meski para peneliti dunia sudah mulai berdatangan, namun Deddy menyatakan Pemprov Jabar belum bisa memberikan akses dan izin kepada mereka untuk menggelar penelitian.
"Memang banyak yang tertarik, tapi sejauh ini tidak kami izinkan untuk melakukan penelitian," tegasnya.
Deddy menambahkan, Pemprov Jabar sendiri sudah menyusun rencana strategis, terutama untuk pengembangan potensi di sektor kepariwisataan dengan adanya Gunung Padang ini. "Untuk saat ini, kami baru kucurkan Rp3 miliar untuk menjadikan situs Gunung Padang sebagai kawasan wisata unggulan," paparnya.
Sebenarnya, kata dia, Pemprov Jabar ingin kucurkan Rp15 miliar. Namun, dana ini terbentur payung hukum. Meski demikian, dia menjamin bahwa pemprov akan terus mendukung pengembangan Gunung Padang tersebut. (ita)
Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/530118-gunung-padang-kian-betot-perhatian-peneliti-dunia?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
Seperti biasa sempatkanlah kiranya 7 menit waktunya untuk membaca tulisan sederhana ini. Baiklah untuk kali ini sesuai janji saya dalam postingan sebelumnya, yaitu saya akan mengupas atau memaparkan mengenai "Inovasi di Bulan yang Suci". Postingan ini merupakan pengalaman pribadi saya yang dikemas secara acak-acakan, hehe...maklum masih dalam taraf belajar. Jadi bilamana ada kesalahan dalam penulisan maupun konten, minta kritik dan sarannya ya, untuk perbaikan di masa yang akan datang. Terima kasih...
Para pembaca yang budiman, tahukah bulan ini bulan apa? iya kalau masehi bulan Juli kalau bulan hijriah bulan suci Ramadhan, di bulan ini umat islam senantiasa menjalankan kewajibannya sebagai muslim yakni Puasa, puasa tertuang dalam "Rukun Islam" yang ada 5 gening...hehe
Para pembaca yang budiman dan senantiasa beriman...untuk kali ini saya akan memaparkan tentang merecon (b.sunda) / petasan... Tertarik???keep reading...
Petasan
1.Siapkan Kaleng sebanyak 4 buah
2.Siapkan Botol bekas tempat Bayclean
3.Siapkan pisau,gergaji besi,Obeng,isolasi/lapban
4.Korek api gas/pemantik dari listrik bisa didapatkan di warung harga sekitar 1000 rupiah
5.Botol spray Minyak Wangi(bekas)
6.Spiritus sebagai alat bahan bakar petasan bazoka
Cara membuat alat bazooka spiritus dari kaleng bekas
Buatlah lubang pada kaleng tersebut kemudian jadikan satu dan kemudian di rekatkan menggunakan lapban atau isolasi sampai sangat rekat,pada ujung lubang terahkir satukan botol bekas bayclean tersebut dan kemudian rekatkan lagi pada penutup botol bayclean lubangi untuk tempat meletakkan pemantik api
Cara penggunaan
Memang bulan puasa penuh dengan keberkahan, tidak hanya bagi umat muslim bagi nonmuslimpun demikian. Para pembaca tentunya sudah pada tahu berkahnya ramadhan itu. Umat muslim banyak yang membeli barang dari nonmuslim contohnya pakaian dll. Baaazoka spiritus merupakan karya seni dari para seniman berbakat, memang berisik sih kalau dibunyikan apalagi kalau yang lagi enak-enaknya tidur terganggu dengan bunyi petasan tersebut, dari yang tadinya ingin dapet pahala eh malah jadi dosa karena marahin yang nyalain petasan. Jadi intinya menyalakan petasan itu memang suatu yang mubah tidak ada gunanya, tapi ya kita harus melihat dari berbagai sudut pandang biar ga ada yang terdiskriminasi, yang notabene para seniman yang menjual bazooka demi mencukupi keluarganya. Mungkin ada satu kondisi dan tempat yang semestinya bisa dijadikan tempat menyalakan petasan tersebut "di Leuweung" kalau bahasa sundanya mah, atau dihutan. Mungkin postingan kali ini dicukupkan sekian, mudah-mudahan para pembaca sekalian bisa mengambil manfaat dari membaca tulisan blog sederhana dan mungkin ngawur ini. Hanya sekedar berbagi lewat ilmu yang seadanya. hehe..Salam sukses dan kebahagiaan dari saya...
Semoga kita dapat berjumpa lagi di lain kesempatan. Wassalaamualaikum...Wr. Wb
"Gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, wilayah Indonesia hanya dapat mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut.
Pada gerhana bulan total, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada dibagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.
Gerhana bulan total, menurut dia, juga akan bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam.
Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.
Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur.
Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.
Gerhana diperkirakan terjadi empat kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.
Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°, maka tidak setiap oposisi bulan dengan Matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana Matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.
Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf).
- Gerhana bulan total
- Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
- Gerhana bulan sebagian
- Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari Matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.
- Gerhana bulan penumbra
- Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.
Sumber : http://www.antaranews.com/berita/428913/gerhana-bulan-total-akan-terjadi-pada-15-april dan http://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_bulan
Melansir Daily Mail, Selasa 18 Maret 2014, peneliti berhasil mendeteksi gelombang gravitasi dari sepermiliar sepertriliun picosecond usai terjadinya Big Bang. Hampir tak terbayangkan, untuk diketahui satu picosecond sama dengan sepertriliun detik.
Disebutkan gelombang gravitasi pertama itu dapat mendukung pengetahuan manusia tentang kelahiran alam semesta.
Tidak mudah untuk mendapatkan gelombang gravitasi pada masa terawal usai peristiwa Big Bang. Peneliti menggunakan detektor radiasi super sensitif dan kemudian memasangkan teleskop radio BICEP2 di Kutub Selatan. Fasilitas ini sudah bekerja sejak sembilan tahun lalu.
Setelah hampir satu dekade berjalan, peneliti kemudian menemukan titik terang pencarian. Mereka berhasil menemukan pola-pola berputar pada radiasi berlatar belakang kosmik yang tercipta dari gelombang gravitasi yang disebabkan awal pembentukan alam semesta.
Sontak saja temuan gelombang gravitasi terawal usai Big Bang itu menggemparkan dunia fisika.
"Ini sungguh luar biasa. Ini mengonfirmasi ide yang aneh. Selanjutnya, sudah lebih jelas untuk dikonfirmasi dengan teknologi lain," ujar Profesor Peter Ade, peneliti yang membantu membangun instrumen pendeteksi gelombang.
Ade pun mengatakan, peneliti di balik temuan ini sangat pantas mendapatkan Nobel Fisika.
"Ini yang saya sebut sebagai pemenang Nobel fisika. Yang perlu diperdebatkan hanyalah siapa yang pantas mendapatkan nobel," ujar dia.
Temuan akan duji oleh peneliti dan ahli lain untuk memantapkan temuan.
Sejauh ini, teori mencatat usai Big Bang, alam semesta merupakan partikel seperti sup panas. Butuh waktu sekitar 380 ribu tahun untuk mendinginkan partikel yang kemudian membentuk atom. Setelah atom terbentuk kemudian muncul galaksi dan bintang-bintang.
Berjalan miliaran tahun, barulah muncul planet-planet yang terbentuk dari gas dan debu. Seiring terbentuknya planet maka bagian kecil alam semesta mulai terbentuk dan kian menyebar.
Dengan demikian, temuan astronom itu sangat istimewa dalam upaya menguak proses terbentuknya alam semesta. Menariknya lagi, dalam menemukan gelombang gravitasi itu, peneliti Harvard - Smithsonian Center, hanya memindai dua persen dari seluruh hamparan alam semesta dalam waktu tiga tahun belakangan ini.
Ahli fisika dari Arizona State University, Lawrence Krauss menuturkan, kemungkinan pola gelombang cahaya yang menguak gelombang gravitasi itu bisa saja bukan tanda reaksi usai Big Bang. Namun, ia tidak memungkiri bahwa temuan gelombang gravitasi itu susah terbantahkan.
"Ini menjadi harapan terbaik kami untuk menguji langsung apakah terjadi lonjakan pertumbuhan yang sangat cepat," jelas Krauss.
Temuan baru itu diumumkan oleh sebuah kolaborasi peneliti dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, University of Minnesota, Stanford University, California Institute of Technology dan Jet Propulsion Laboratory NASA.
Pemimpin studi, John Kovac dari unsur Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics menjelaskan, temuan ini akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah pekan ini. (umi)
Sumber : http://kisah-motivasi.com/blog/2013/07/cerita-seorang-guru?fb_action_ids=10200287780316489&fb_action_types=og.likes&fb_ref=.Urkzv_YNPFo.like&fb_source=other_multiline&action_object_map=[628881967144739]&action_type_map=[%22og.likes%22]&action_ref_map=[%22.Urkzv_YNPFo.like%22]#.Urk3zs6cc92
Dari Abdullah Berkata bahwa Bulan terbelah menjadi dua bagian di zaman Rasulullah, kemudian Rasulullah Saw bersabda: “Saksikanlah” (HR. Muslim: 7249)
Allah Swt berfirman artinya, “Telah dekat datangnya Hari Kiamat dan Bulan telah terbelah" (Al Qomar :1)
( 14 Abad Kemudian )
Ilmuwan NASA Telah mengungkapkan bawah di bulan terdapat celah dengan panjang beberapa ratus kilometer, kemudian mereka pun menemukan beberapa celah lain di permukaan Bulan yang sampai sekarang belum diketahui penyebab retakan terebut.
Beberapa Ilmuwan lain beranggapan bawah celah tersebut bekas dari cairan Lava hanya saja spekulasi ini sebatas teori yang tidak terbuktikan, terdapat Sejumlah besar celah pada permukaan bulan, dan beberapa di antaranya mensimulasikan `Retakan yang tersambung` seolah-olah kita berada di depan permukaan logam retak kemudian merapat !
Ilmuwan NASA menyebut fenomena ini sebagai: `rilles are still a topic of research` yang berarti fenomena celah ini masih dalam proses penelitian, Bahkan hingga sekarang pun celah ini masih membingungkan para ilmuwan dalam menjelasan penyebabnya, dan semua teori yang mereka kemukakan jauh dari kenyataan gambar yang diperoleh oleh NASA.
Foto bagian Bulan ini diperoleh dari NASA pada tahun 1969 dari ketinggian 14 Km dari permukaan Bulan, menunjukkan bahwa keadaan celah itu memperlihatkan efek “Fusi” maka mereka pun menganggap penyebab efek tersebut disebebkan oleh cairan Lava yang keluar dari celah-celahnya lalu menutupi celah tersebut.
Referensi gambar dan badan antariksa AS NASA: http://apod.nasa.gov/apod/
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh American Geophysical Union pada tahun 1970, disebutkan bahwa penyebab terbentuknya Celah pada Bulan tesebut bertentang dengan teori-teori yang dikemukakan para Ilmuwan, dan diantara Laporan itu terdapat sebuah penjelasan dari seorang Insinyur bernama Ralph Juergens yang menjelasakan Bahwa sebelumnya telah terjadi sengatan Listrik yang sangat Kuat meyerupai sambaran Petir yang mengenai Bulan sehingga menyebabkan keretakan kemudian retakan itu tertutupi dan membentuk struktur las Listrik seperti pada dua potongan logam yang tersambung oleh tenaga listrik.
Gambar celah yang panjangnya 125 kilometer dan kedalaman 400 meter dan lebar 1.500 meter.
Seseorang Mungkin berkata: bagaimana mungkin Bulan bisa terbelah menjadi dua bagian, bisakah itu terjadi ?
Lalu kenapa Bulan tidak runtuh ?, bahkan mereka pun akan berkata : jika benar terjadi, peristiwa ini sangat bertentangan dengan Hukum Fisika, gravitasi dan alam semesta ?
Jadi Kesimpulan dari permasalahan Ilmiah ini: Bahwa terdapat berbagai Mukjizat yang tidak dapat ditafsirkan dengan kekuatan Logika maupun kemajuan Sains, yaitu Mukjizat yang Allah Swt Khususkan kepada para utusan-Nya seperti Mukjizat tongkat Nabi Musa A.s Yang berubah menjadi ular dan Nabi Isa A.s yang dapat menghidupakan orang Mati atau Mukjizat-Mukjizat yang dimilik para Nabi dan Rasul yang serupa dengannya….maka keajaiban-keajaiban seperti ini mustahil untuk ditafsirkan secara Ilmiah, karena hanya dengan imanlah seseorang bisa menjustifikasikan kebenaran mukjizat itu.
VIVAnews - Selama ini ilmuwan menyakini, sekitar 2,3 miliar tahun lalu, Bumi mengalami apa yang dikenal dengan Great Oxidation Event, masa di mana kehidupan Bumi belum terbentuk dan oksigen masih mendominasi lapisan atmosfer. Masa ini adalah titik perubahan besar bagi evolusi segala kehidupan di Bumi yang kini kompleks.
Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/447918-oksigen-di-bumi-ada-sejak-3-miliar-tahun-yang-lalu?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
MISTERI ASTEROID MENGIKUTI ROTASI BUMI SEJAK 250 RIBU TAHUN LALU
Asteroid bernama 2010 So16 yang memiliki diameter beberapa ratus meter itu juga merupakan asteroid terbesar yang berada di sekitar Bumi. Diperkirakan, asteroid ini memiliki hubungan erat dengan asal muasal planet Bumi.
Menurut para astronom, ia akan terus memantau pergerakan Bumi setidaknya untuk 100 ribu hingga jutaan tahun ke depan. Temuan ini sendiri dipaparkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
Dalam orbit berbentuk ladam, asteroid akan bergerak mendekat dan menjauh dari bumi tanpa pernah melintasi bumi. Ketika mendekati bumi, 2010 SO16 akan bergerak dengan lambat. Sampai jarak tertentu dari bumi, asteroid akan kembali ditarik oleh matahari sehingga berbalik dari arah lintasan semula. Gerakan berbalik ini berlanjut sampai planet berada di balik matahari dan mendekat lagi dengan bumi dari sisi berlainan.
Lintasan "aneh" asteroid 2010 So16 dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, ia membuat jalur yang berbentuk seperti ladam atau sepatu kuda.
Orbit unik asteroid ini diprediksi tak akan berlangsung selamanya. Orbit ladam merupakan tipe orbit yang labil sehingga sebuah tarikan kecil dari benda langit lain saja sudah bisa membuyarkan bentuk orbitnya. Namun sejauh ini orbit ladam asteroid 2010 SO16 masih kokoh dengan lintasan ladam tersebut setidaknya hingga 120 ribu tahun mendatang.
anugerah Maha Pencipta yang dimiliki
setiap manusia. Keberadaan valentine yang diterjemahkan sebagai hari kasih sayang
perlu dikoreksi ulang, terutama oleh remaja kita.
Bulan Februari selalu diidentikan dengan bulan kasih sayang. Gemerlap warna merah dan pink menyulap hampir setiap toko dan pusat perbelanjaan, dengan rangkaian aksesoris ataupun pernak-pernik berbentuk hati. Berbagai tawaran diskon dengan tema kasih sayang dijadikan ajang guna menarik konsumen dalam rangka peringatan hari valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Boneka, coklat, permen serta bunga adalah simbolisasi hadiah yang biasanya diberikan saat perayaan valentine tiba. Karena itu, barang-barang tersebut bisa dijumpai dengan sangat mudah di berbagai sudut etalase toko, bahkan disertai dengan bonus pembingkisan kado.
Sebenarnya tradisi perayaan valentine adalah konsekwensi dari globalisasi dimana media internasional dengan dibantu teknologi komunikasi membentuk identitas baru masyarakat Indonesia. Media massa, terutama dari segmen remaja secara persuasif mengajak kawula muda untuk menebar kasih sayang pada tanggal 14 Februari. Beragam majalah remaja begitu gencar membidik remaja muda untuk memeriahkan acara valentine melalui rubrik-rubrik special valentine dengan tema-tema romantisme khas anak muda. Disinilah kita dituntut untuk bisa selekif dan cermat dalam mengamati tradisi tersebut karena valentine bisa jadi adalah pelestarian kekerasan yang tidak disadari remaja putri, terutama yang sudah memiliki teman istimewa (baca: pacar)
Benih-Benih Kekerasan dalam Pacaran
Kekerasan terhadap perempuan dalam bentuk KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) sudah sangat familiar bagi khalayak, dan sudah mendapatkan payung hukum dari negara berupa UU No. 23 tahun 2004. Rupanya kekerasan sendiri tidak hanya menghampiri pasangan yang sudah terikat hukum, wujud relasi paling sederhana seperti pacaran pun ternyata menyimpan potensi benih-benih kekerasan. Penggunaan istilah kekerasan Dalam Pacaran (KDP) atau disebut juga dating violence memang tidak sepopuler KDRT. Namun istilah KDP sudah banyak digunakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat yang peduli di bidang perempuan untuk mengkampanyekan kesadaran membangun hubungan pacaran sehat. Segmentasi kampanye ini dikhususkan bagi mereka yang berpacaran karena pacaran pun tidak luput dari tindak kekerasan seperti halnya kekerasan fisik, psikis, ekonomi maupun seksual.
Kasus yang menimpa selebritis Ardina Rasti yang dianiaya oleh kekasihnya Egi Gionino merupakan salah satu contoh KDP yang tidak hanya menyakiti fisik korban, tetapi juga secara psikologis. Adanya catatan KDP merupakan realitas dimasyarakat bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan selama menjajaki masa indah pacaran, bisa juga mengakibatkan kekerasan baik dalam bentuk fisik atau psikis.
Sumber : http://www.kabar-priangan.com//news/detail/8178
🛸 Makhluk Luar Angkasa dalam Al-Qur’an: Antara Spekulasi dan Tanda Kekuasaan Allah
🌌 Alam Semesta dalam Pandangan Islam
Al-Qur’an sering mengajak manusia untuk merenungi langit dan bumi sebagai bukti kebesaran-Nya. Salah satu ayat yang menarik adalah:
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya.”
(QS. Asy-Syura: 29)
Ayat ini membuka peluang tafsir tentang adanya makhluk lain selain manusia yang mungkin ada di tempat lain di alam semesta, baik di bumi maupun di luar bumi.
🔬 Perspektif Ilmiah: Apakah Kehidupan Selain Kita Ada?
Para ilmuwan terus mencari kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi melalui riset astrobiologi. Dengan teknologi seperti teleskop luar angkasa dan misi antarplanet, ilmuwan mencari planet layak huni yang memiliki air, atmosfer, dan suhu yang mendukung kehidupan.
Walau belum ditemukan bukti kuat tentang alien, luasnya alam semesta membuat banyak ilmuwan percaya bahwa kita mungkin tidak sendiri.
🕌 Tafsir Ulama dan Keseimbangan Iman
Beberapa ulama menafsirkan “makhluk-makhluk melata” dalam ayat di atas sebagai jin, malaikat, atau makhluk hidup lain yang belum diketahui manusia.
Islam tidak menutup kemungkinan adanya kehidupan lain, selama tidak bertentangan dengan akidah. Maka, menggali kehidupan di luar bumi bisa menjadi bagian dari tadabbur atas ciptaan Allah.
🤲 Penutup: Kebesaran Ciptaan Allah Tak Terbatas
Pembahasan ini bukan untuk meyakini keberadaan alien secara pasti, tetapi untuk mengagumi kebesaran ciptaan Allah yang begitu luas. Al-Qur’an memerintahkan kita untuk berpikir dan mengambil pelajaran dari langit dan bumi.
“Tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan hikmah.”
(QS. Ad-Dukhan: 38)
Wilujeng Sumping
Kebijakan Privasi
Kebijakan Privasi
Blog ini menghormati privasi Anda. Informasi pribadi yang kami kumpulkan, seperti nama dan email (jika Anda berkomentar), tidak akan disebarkan atau digunakan untuk tujuan lain tanpa izin Anda.
Kami menggunakan layanan pihak ketiga seperti Google AdSense yang mungkin menempatkan cookie di browser Anda untuk menampilkan iklan yang relevan.
Anda dapat mengatur preferensi iklan melalui pengaturan Google Ads: https://adssettings.google.com.


.jpg)
.jpg)



.jpg)
.jpg)
.jpg)




.jpg)












- Ikuti Saya di Twitter!
- "Ikuti Saya di Facebook!
Contact