Respect The Planet Earth

Berkelana ke Negeri Seberang

  • KKL BROMO - BALI
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Kabupaten Pangandaran
  • Kabupaten Pangandaran
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Observasi Lapangan
  • Geo Track
  • Geo Track
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Touring Garut
  • Touring Garut
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Lembang - Bandung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Karangsambung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • Wisata Religi Cirebon
  • Wisata Religi Cirebon
  • Studi Obsevasi Wisata Adat & Budaya
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • MTs Mathlabussa'adah
  • MTs Mathlabussa'adah
  • Bandung
Tampilkan postingan dengan label Pengalaman Pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengalaman Pribadi. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Mei 2022 1 komentar

Wisata Kuliner Menggoda di Perbukitan Bojonggambir (Bakar Ikan Katineung)

Bakar Ikan Katineung




Bismillah

Assalaamu'alaikum

Selamat berjumpa kembali para pembaca yg budiman dimanapun anda berada. Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan lahir batin oleh Allah SWT. Aamiin. 

Para pembaca yang lagi berbahagia, sebenarnya sudah lama saya ingin menulis artikel mengenai tempat ini, saya ingin membagikan salah satu destinasi wisata kuliner dan alam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Wisata yang berada di lokasi dengan ketinggian mencapai ketinggian 873 mpdl dengan suhu yang relatif sejuk, yups lokasi itu berada di wilayah Kecamatan Bojonggambir lokasi tertinggi ke-2 di Kabupaten Tasikmalaya setelah Kecamatan Taraju yang mencapai ketinggian 880 mdpl (meter di atas permukaan laut) sumber : BPS Kab. Tasikmalaya tahun 2019. Lokasi disini banyak terdapat perbukitan dan perkebunan teh yang membentang luas. Cocok sekali untuk berswafoto ataupun sekedar bersantai melihat pemandangan alam sembari makan-makan bersama keluarga.


Kebun teh ACD Taraju - Bojonggambir

Nah-nah ngomong-ngomong soal makan-makan, berhubung saya belum lama ini berkunjung kesana, saya merekomendasikan tempat yang paling cocok untuk makan dan relaksasi juga rekreasi sembari melihat suguhan pemandangan perkebunan teh dan perbukitan serta menikmati udara yang sejuk dan menyejukkan. Para pembaca bisa berkunjung bersama keluarga tercinta, teman maupun sahabat. Saya membagikan momen bersama keluarga yang sudah 4 kali berkunjung ke tempat ini, tempat ini sudah melakukan beberapa renovasi supaya tempatnya menjadi nyaman bagi para pengunjung. 

LOKASI dan JARAK TEMPUH

Rumah makan / Bakar Ikan Katineung, berada di Jl. Bojonggambir, Ds. Mangkonjaya, Kec. Bojonggambir. Kalau dari kebun teh ACD sekitar 2-3 km lagi menuju tempat ini.  Berhubung rumah saya berada di Ds. Bojonggambir tepatnya di dekat terminal Ciawi Bojonggambir, jadi jarak tempuh hanya kurang lebih 1 km ke lokasi tersebut. Sedangkan bila dari pusat kabupaten, yakni daerah Kec. Singaparna kurang lebih mencapai jarak 50 km. Akses jalan menuju tempat ini terbilang bagus, meski ada sedikit jalan yang mesti diperbaiki, laju kendaraan bisa mencapai 50 km/jam itupun lancar namun dibeberapa ruas jalan yang masih harus diperbaiki karena jalan berlubang dan rusak, tapi hampir 80% jalannya menurut saya bagus. Untuk waktu tempuh kurang lebih 2 jam sudah sampai di lokasi tujuan, atau bila kecepatan kendaraan lambat sekitar 40 km/jam mungkin sekitar 2,5 jam.




WAKTU BUKA & TUTUP

Untuk waktu buka tiap hari dari jam 08.00 s.d 19.00 WIB atau tergantung banyaknya pengunjung, bila masih banyak pengunjung waktu operasional bisa sampai jam 8 atau 9 malam. Bila hari weekend pengunjung sangat ramai seperti waktu kemarin saya dan keluarga pergi kesana dan disana sangat penuh dengan pengunjung. 

TEMPAR PARKIR

Tempat parkirnyapun lumayan luas. 




HTM (Harga Tiket Makan & Masuk)

Bagi para pecinta ikan bakar, disini disediakan menu ikan bakar yang lumayan enak. Untuk harga terbilang sangat terjangkau karena disini juga menyuguhkan pemandangan yang cantik dan sangat sensasional. Untuk harga bisa dilihat di bawah ini.

Bagi yang suka berenang, ataupun sekedar ingin bersenang-senang menyenangkan buah hati, saudara atau keluarga anda juga dapat menikmati kolam renang dengan sajian pemandangan dan berbagai spot foto yang instagramable. Untuk harga tiketnya anda cukup merogoh kocek 15k untuk dewasa dan 10k anak-anak, dan anda sudah bisa masuk sepuasnya. Saya sarankan bila ingin berenang pas cuaca lagi panas ya biar ga dingin-dingin amat, soalnya disini memang daerah yang udaranya sejuk jadi bila berenang dengan cuaca yang tidak panas, siap-siap saja "ngahodhod" atau kedinginan.

Tempat berenang dan swafoto



FAMILY GATHERING

Luas wilayah tempat makannyapun terbilang luas. Terdapat 34 meja makan yang terbilang nyaman, disini juga bisa menjadi tempat pertemuan atau family gathering, ada tempat acara yang sifatnya formal, bisa untuk berbuka puasa bersama, ataupun sekedar makan siang. Disedikan juga WC dan Mushola.










RASA IKAN

Disini memang dari awal disuguhkan dengan ikan bakar yang menggoda dan rasanya lumayan mantab tidak hanya ikan juga sih sebenarnya, ayampun bisa dipesan di tempat ini. Bila anda hendak berkunjung disarankan untuk reservasi dulu untuk memesan ikan, supaya tidak terlalu lama untuk mengantri menanti hidangan ikan bakar yang siap untuk di konsumsi. Bila memesan dadakan apalagi pengunjung sedang penuh alhasil anda akan menunggu bisa sampai setengah jam lebih, nantinya perut anda keroncongan.

Menu untuk 2 orang 80k

Lihat video selengkapnya hanya 3 menit

Sesuai dengan nama tempatnya "Katineung", merupakan kata dari bahasa sunda yang artinya teringat selalu dengan penuh kasih sayang. Para pembaca yang setia, mungkin cukup sekian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat dan semoga teringat selalu dengan artikel yang sederhana ini. Sampai berjumpa lagi di postingan selanjutnya. Terimakasih




Jumat, 03 Maret 2017 0 komentar

Peserta Didik

PESERTA DIDIK

Bismillahirrohmaanirrohim
Assalaamu’alaikum wr. Wb

Selamat sore para pembaca yang budiman, semoga para pembaca sore ini ada dalam keadaan sehat walaafiat, sehat lahir juga batin, sehat pikirannya, tak ada stres, tak mikirin hutang dan tak punya hutang, tak punya masalah dengan orang lain, masalah dengan calon istri ataupun istri, sehingga ujung-ujungnya berdampak bahaya yakni ada yang patah hati. Semoga Allah senantiasa menjaga hati dan menentramkan hati kita saat ini dan seterusnya, aamiin ya allah ya rabbana...

Terasa lama sekali rasanya saya belum memposting lagi tulisan ke dalam blog sederhana ini. Dan saya sendiri merasa haus bilamana tidak mencurahkan isi dalam pikiran kedalam tulisan walaupun singkat. Maka dari itu seperti biasanya sempatkanlah 7 menit sahaja kesediaannya para pembaca yang budiman untuk berkenan membaca tulisan saya ini. Check This Out..Mariii...semoga bermanfaat.

Ngomong-ngomong kita sekarang lagi dihebohkan dengan kedatangan Raja Saudi Arabia yaitu Raja Salman bin Abdul Azis Al Saud beserta para Pengeran Arab yang cakepnya luar biasa berkunjung ke Indonesia, dan diberitakan mulai dari media cetak juga elektronik. Pak Jokowi (Presiden kita yang sekarang) beserta jajarannya senantiasa turut ikut menyambut kedatangan Raja Salman ke Jakarta ini. Coba tebak apa yang menjadi topik pembicaraan? Atau apa yang menjadi kesepakatan? Yakni Raja Arab atau pemerintahan Arab Saudi akan memberikan investasi sebesar kurang lebih $ puluhan Milyar kepada Indonesia di berbagai bidang terutama di bidang pertambangan. Dan tujuan yang lain kedatangan Raja yang satu ini disamping lawatan balasan ke negara kita, karena 2 tahun lalu Pak Presiden kita berkunjung juga ke Arab, tapi juga dalam rangka berwisata (mungkin)he..karena kan Indonesia ini negara tempat wisata yang sangat terkenal di seluruh dunia.

Para pembaca yang budiman dan beriman, kali ini saya tidak akan membahas Raja Salman looo, hee. Tidak akan diperpanjang dan diperlebar, karena biarlah media cetak dan elektronik yang lain dan tetangga blog sebelah yang membahasnya. Saya hanya mengulas sedikit saja untuk intermezzo, he. Baiklah topik yang akan saya ambil dalam postingan kali ini ialah tentang PESERTA DIDIK. Sesuai dengan janji saya dalam topik-topik sebelumnya yang saya sudah tulis tentan Pendidikan, Didikan. Nah kali ini alangkah lebih sip lagi kalau PESERTA DIDIK saya tulis. Para pembaca, seperti yang sudah kita ketahui, kita pahami juga alami bahwa manusia itu ialah makhluk yang lemah, rusak, dan tidak berpengetahuan (awalnya) dan tidak abadi. Tidak seperti Allah SWT yang kuat, kekal, dan segala ilmu pengetahuan berasal dari-Nya. Kalaupun yang disebut manusia sempurna ialah Para Nabi dan Rosul itupun masih ada kekurangan yakni tidaklah kekal atau mengalami yang namanya kematian, tapi mereka di beri pengetahuan oleh Allah SWT yang lebih daripada manusia yang lain. Yupss Ilmu pengetahuan, apa sih ilmu pengetahuan itu? Ilmu dulu lah apa itu ilmu?, tanda tanya besar ya? Ilmu itu yang saya definisikan sendiri ialah suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan saya atau manusia, ilmu itu ibarat cahaya yang menyinari kegelapan, ilmu ibarat udara (O2) yang memberikan kehidupan sehingga makhluk di bumi dapat bernapas, ilmu itu ibarat ruh dalam raga. Ilmu dalam sudut pandang agama Ilmu ialah Semua petunjuk yang datang dari Allah SWT melalui baginda Rasulullah SAW dan disampaikan kepada umatnya. Ilmu (knowledge) juga adalah usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia (dicutat dalam wikipedia). Nah kalau pengetahuan menurut saya ialah bentuk dari pemikiran manusia yang sudah di amati, diteliti, diamalkan lewat lisan, tulisan maupun isyarat, dan yang sudah terbukti kebenarannya. Pengetahuan juga ialah informasi atau maklumat oleh seseorang (dicutat dalam wikipedia). Jadi kalau dapat saya tarik kesimpulan, Ilmu pengetahuan yaitu semua petunjuk yang datang dari Allah lewat baginda Rasululloh, baik suatu hal yang baik untuk kehidupan manusia dan larangan yang baik pula yang terkandung di dalamnya, demi kebaikan kehidupan manusia juga, yang diperoleh dari usaha sadar ketika mengamati, menyelidiki, menemukan guna meningkatkan pemahaman manusia di berbagai bidang dan dikemukakan oleh orang tersebut untuk diinformasikan kepada orang lain.

Setiap manusia mempunyai pemikiran yang berbeda-beda. Mempunyai daya tangkap mengambil dan menyaring informasi yang berbeda-beda pula. Ada yang cepat ada juga yang lambat dalam menangkap pemahaman tentang ilmu pengetahun. Manusia tercerdas atau jenius tercatat dalam sejarah ialah Albert Einstein, Issac Newton, dan Bacharudin Jusuf Habibie (yang disebutkan IQ nya melebih Eisntein dan Newton). Kita sebagai warga Indonesia patut bangga akan hal itu. Semua orang cerdas memiliki kisahnya masing-masing dalam hal memperoleh kecerdasannya dalam hal menemukan, memahami ilmu pengetahuan yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Mereka tentunya pernah mengenyam bangku sekolah? Saya katakan iya, Einstein yang seorang penemu teori relativitas umum. Einstein pada waktu mengenyam pendidikan dan mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun dan dianggap gagal, dan pindah sekolah di sekolah yang lainpun mengalami kegagalan serupa. Hingga singkatnya karena kegagalannya itu berbuah manislah ketika hasil pemikirannya tentang ilmu fisika yakni teori relativitas umum yang kita kenal hingga saat ini. Begitupun BJ. Habibie yang merupakan anak bangsa yang cinta sekali dengan pesawat terbang. Ia pernah belajar di SMK Dago, belajar teknik mesin di UIB sekaran ITB dan melanjutkan studi teknik penerbangan di RWTH Aachen, Jerman Barat dan mendapat predikat summa cum laude, bagaimana hebat bukan? Kelanjutan ceritanya ada dalam Film Habibie dan Ainun, hehe... tonton saja ya. Para pembaca yang budiman, dapat kita tarik kesimpulan bahwa mereka yang hebat itu pernah mengenyam yang namanya pendidikan dan mereka itu adalah PESERTA DIDIK. Kita sebagai manusia dapat mempunyai pemikiran yang hebat kalau kita senantiasa mengasahnya lebih dan lebih lagi secara maksimal. Indonesia merupakan pencetak orang-orang hebat dan cerdas, yakinilah hal itu.
 Einstein 1921 portrait2.jpg Hasil gambar untuk habibie
Peserta didik dimulai dari tingkat paling bawah sekalipun, bisa berkembang dan mencapai kecerdasan bilamana pemikiran mereka itu dibarengi dengan Pendidikan dan didikan yang mumpuni juga tajam dari seorang guru. Itupun tentu saja keinginan/ kemauan peserta didik harus tertanam kuat supaya dia cinta dan haus akan ilmu pengetahun, sehingga mereka terpacu untuk menggali dan menggali lebih dalam lagi. Kunci kesuksesan seseorang menurut guru besar saya Prof. Ahman Sya (Bekerja di Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), yakni ada tiga; (1) Manajemen (2) Bahasa (3) Teknologi. Dan saya kombinasikan juga tambahkan beberapa hal;
1.Manajemen ialah dimana kita dapat mengatur aktivitas kita untuk belajar setiap saat, mengatur kegiatan ibadah juga istirahat. Contoh nyata, 24 jam perhari kita pergunakan untuk 3 hal penting yaitu Bekerja/Belajar, Istirahat, dan Ibadah, masing-masing mempunyai waktu 8 jam. 8 jam waktu belajar kita maksimalkan sepenuhnya untuk belajar di pendidikan formal yakni di sekolah. Nah dalam waktu itu sempatkan ketika sudah belajar di sekolah untuk membaca 1 kali 1 jam sambil makan siang, membaca pelajaran yang sudah di bahas tadi pagi sampai siang. Selanjutnya Istirahat 8 Jam untuk tidur waktu malam hari lebih dari cukup lah. Kemudian Ibadah 8 Jam kita bagi kedalam 5 waktu (sholat ada 5 waktu Isya, Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib), setiap sholat ambil 15 menit paling lama, berarti keseluruhan 75 menit tambah sholat sunat tahajud, dhuha, hajat, istikhoroh, tasbih dan membaca Al-quran juga mengaji taruh lah jadi total 120 menit berarti 2 jam. Sisanya masih banyak tuh 6 jam lagi, nah manfaatkan untuk membaca 5 kali satu hari seperti sholat, setiap beres sholat fardhu sempatkan membaca 1 jam, berarti sudah 5 jam dan sisa 1 jamnya membaca lagi di waktu sepertiga malam, setelah sholat tahajud dll dari jam 4 sampai jam 5. Karena rumus yang saya pahami ialah E = MC2 (Elmu = Maca dan Maca / Baca dan Baca). Dalam penerapan hal ini, kitapun dituntut dan dilatih untuk konsisten/istiqomah dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
2. Bahasa ialah alat untuk berinteraksi dengan orang lain, semakin banyak bahasa yang kita kuasai, maka semakin banyak pula orang yang dapat kita ajak bicara, kita bisa berkomunikasi dengan daerah lain ataupun dengan negara lain. Contoh nyata. Biasakanlah menggunakan bahasa Daerah, Nasional, Maupun Internasional dalam aktivitas sehari-sehari, ini bukan diaanggapnya sok tapi membiasakan. Karena dengan membiasakan insyaAllah kita bisa. Karena belajar tidak hanya lewat buku atau tulisan, tapi lewat lisan dengan berbicara kepada orang lain dan mendengarkan orang lain berbiacara. Karen menurut hadits: diam itu emas namun bicara yang baik-baik itu ibarat berlian/intan
3.Teknologi ialah alat untuk mengeefektipkan dan mengeefisiensikan waktu supaya pekerjaan manusia dapat selesai dengan cepat dan hasilnya pun banyak, juga memuaskan. Hal yang ketiga yang harus kita punya yakni pemahaman tentang teknologi. Karena teknologi ibarat pisau bermata dua. Kita bisa menggunakannya ke hal yang positif mengembangkan potensi demi kemashlahatan atau kemanfaatan untuk diri sendiri dan orang lain, bisa juga digunakan ke hal yang negatif yang berdampak kepada kemadaratan untuk diri sendiri dan orang lain. Tapi kita manfaatkan untuk kemashlahatan yaaa. Contoh nyata. Kita sekarang sudah mengenal yang namanya media sosial, yang tiap saat semakin menjamur, user/pengguna, maupun server/pengelola. FB, Twitter, Youtube, WA, blogge yang para pembaca baca saat ini dll dapat kita manfaat sebagai alat mencarai Ilmu pengetahuan, berbagi ilmu pengetahuan dan pemahaman juga menjalin persahabatan dengan orang-orang sukses, dengan orang-orang cerdas, dengan orang-orang yang berakhlak mulia. Di dalam sosial media kita bisa tahu informasi seputar dunia politik, ekonomi, sosial, budaya, dan masih banyak lagi. Teknologi itu harus kita maknai “mendekatkan yang jauh jangan sampai menjauhkan yang dekat.”

Ketika kita bisa mengkombinasikan ketiganya insyaAllah ada pencerahan yang kita akan dapatkan mengenai ilmu pengetahuan dari berbagai bidang, trust me its work....hehe
Kita akan terpacu lebih dan lebih lagi. Kita sebagai Pelajar/Peserta didik harus mau di didik, harus mau belajar, karena kodratnya manusia itu makhluk yang lemah, rusak, tak kekal dan minim akan ilmu pengetahuan kita wajib belajar dari mulai buayan sampai liang lahat. Yang kita akan bawa ke Alam saat kita sudah tiada yakni Ilmu dan Amal Sholeh. Maka dari itu, yuk sama-sama belajar! Dari anak-anak, remaja, dewasa, lansia yuk kita belajar. Belajar apapun itu perihal yang positif tentunya, dan dapat menyaring juga mencegah hal yang negatif. Belajar memahami diri sendiri, belajar memahami orang lain, belajar memahami lingkungan sekitar dan belajar memahami alam semesta yang diciptakan Allah Azza wa jalla. Sekian saja tulisan yang saya buat ini, semoga ada manfaatnya. Mohon maaf sekali lagi bukan bermaksud menggurui, saya hanya sekedar ingin berbagi dan peduli, share and care....
Akhirul kalam Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.
Salam kebahagiaan dari saya....

Alma Arif Iqbal Nurulhakim
Rabu, 22 Februari 2017 0 komentar

Didikan

Assalaamu'alaikum wr. wb
Selamat malam para pembaca yang beriman dan budiman, semoga dimalam ini para pembaca sekalian ada dalam keadaan sehat walaafiat, bahagia lahir batin tidak lagi pada galau, aamiin. Menemani bersantai bersama keluarga sambil nonton tv, atau sambil stalking-stalking instagram, BBM, WA dan media sosial lainnya. Perkenankanlah saya untuk sedikit memberi postingan sederhana juga singkat ini untuk menemani santap santai para pembaca sekalian yang lagi dirumah atau ditempat-tempat nyantai lainnya. Sempatkanlah waktu 5 menit sahaja untuk membaca postingan saya ini.hehehe

Baiklah
Alhamdulillah pada kesempatan sebelumnya saya sudah menulis mengenai PENDIDIKAN, sudah dikupas tuntas dan semoga ada manfaatnya. Untuk kali ini saya akan membahas tentang hal yang saling terkait juga terikat yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain, seperti halnya romeo dan juliet atau Bapak Ridwan Kamil dan Ibu Atalia, hehe. Ya hal tersebut ialah DIDIKAN, karena didikan dan pendidikan tidak akan terlepas dan saling mempengaruhi satu sama lain. Para pembaca yang budiman ngomong-ngomong masalah DIDIKAN nih, para pembaca pastinya membaca tulisan ini tidak hanya usia remaja tapi sampai yang tua mungkin membaca dan saya ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya. Para pembaca juga pernah mengenyam pendidikan bukan? baik lulusan TK, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan tentunya mustahil kalo sampai ada yang tidak tamat TK, hehehe. Karena bukan jaman penjajahan loo sekarang ini, dan juga kita bukan tinggal di daerah pedalaman. Oke...dan tentunya para pembaca sekalian pasti paham bagaiman pola dan metode juga aturan main belajar di sekolah seperti apa. Yakni masuk jam 07.00 keluar jam 2 atau jam 3 bagi SMP/SMA, kemudian melaksanakan proses belajar sebagaimana mestinya menurut peraturan di sekolah atas rujukan juga instruksi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang terbaru. Kita bahas dulu Peraturan sebelum ke hal inti, PERMEN atau peraturan menteri dibuat tergantung keputusan menteri yang dilaksanakan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, atau ketika perubahan menteri maka berubah juga peraturan yang berimpact atau berdapampak pada perubahan Kurikulum, yang kita tahu bahwa sekarang kita menggunakan Kurikulum 2013 bagi sekolah yang sudah mampu melaksanakan, dan masih ada juga yang menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas lebih jauh tentang kurikulum hanya sekelumit saja, biar ga kepanjangan soalnya...hehehe. Kasihan ke sayanya dan para pembaca yang takutnya mikir terlalu dalam.hee. rileks sahaja...membaca tulisan ini. okeh....

Kurikulum itu ialah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan. Nah maka dari itu, program yang berlangsung sekarang ini adalah kurikulum yang sudah disesuaikan dan matang (mungkin bagi segelintir sekolah yang mampu) mudah-mudahan saja semuanya dapat merata, jadi tidak akan ada ketimpangan wilayah pendidikan yang satu dengan yang lain. Dalam kurikulum juga dibahas bagaimana cara/metode untuk mendidik siswa supaya siswa dapat menjadi output yang mantabb dalam hal IPTEK dan IMTAQ. Guru adalah salah satu sutradara maupun produser juga aktor yang terlibat di dalamnya, siswa sebagai aktor utama yang berperan memproses dan mengolah apa saja yang ditransfer oleh guru di sekolah. Didikan yang bersifat Positif, kreatif dan inovatif sangat diperlukan pada masa sekarang ini. Kenapa? karena Globalisasi yang semakin maju, modernisasi kota dan wilayah pendukung di daerah desapun mendapat dampaknya. Siapa yang akan membangun kota/desa bilamana SDM atau sumber daya manusianya tidak memiliki skill yang mumpuni dan berjiwa pejuang keras, pemikir ulung, mengambil peluang dengan cerdas. Nah gurulah yang menjadi ujung tombak penggeraknya.

Didikan yang berprinsip pada Ideologi bangsa Indonesia, kepribadian bangsa Indonesia, berasaskan kekeluargaan, berjiwakan nasionalisme dan agamisme. Sangat perlu kita terapkan kepada generasi penerus, terutama yang jadi regenerasi penerus yakni peserta didiki yang mengenyam pendidikan formal, informal maupun nonformal. Untuk apa? menurut saya Ideologi bangsa kita hal yang menjadi pondasi utama dan pertama, kepribadian bangsa merupakan alat gerak yang harus di terapkan supaya jadi pemersatu dan pembeda dengan bangsa lain, asas kekeluargaan sangat penting untuk solidaritas, juga berjiwa nasionalisme untuk memfilter pengaruh luar, dan mencegah juga mempertahankan NKRI, dan agamis untuk keselarasan presentase keduniaan dan keakhiratan, Ilmu tanpa didasari Iman tidak akan menjadikan orang itu bahagia dunia maupun akhirat walaupun diamalkan. Bagaimanakah cara untuk mencapai hal demikian? Para pembaca yang budiman, saya ingin bertanya, apakah saudara/i selalu menaati peraturan terutama disekolah?apakah saudara/i selalu optimis, bahagia, semangat dalam menimba ilmu?apakah tidak ada kendala apapun?. Saya terka, tentunya pasti jawabannya beragam, dan tentunya ada yang jawab selalu dan tidak selalu. Oke baiklah, seperti yang saya bilang tadi bahwa manusia bisa bahagia itu dan kita bisa membangun negara yang aman, sejahtera dan nyaman itu tergantung manusianya itu sendiri, bagaiman dia melakukan proses dengan baik insyaallah hasilnyapun baik, seperti ungkapan menyatakan "Hasil tidak akan pernah menghianati proses", I said. atau "apa yang kau tanam nanti itu pula yang akan kau tuai". Nah untuk membuat kita menanam yang seharusnya dan mendapatkan hasil yang sebagus-bagusnya, juga melakukan proses yang baik itu ialah dengan cara menaati peraturan, optimis, bahagia, semangat dll. Proses dalam menaati peraturan contohnya didikan seorang guru kepada anak didiknya (Guru sudah ada disekolah jam 07.00 WIB, sebelum siswanya datang, Guru tersebut sudah datang duluan, hal ini membawa dampak, yakni kedisiplinan yang dilakukan guru nantinya akan di imitasi oleh peserta didik karena guru tersebut disiplin, jadi siswa merasa takut ataupun malu kalau sampai datang terlambat) (Tiba seorang anak yang kesiangan) (Guru bertanya, "Nak kenapa datangnya terlambat?") (jawab si anak "saya bangunnya kesiangan pak) (Guru memberi tanggapan, "lain kali jangan diulangi lagi ya!"tegas sang guru) (anak itupun mengangguk tanda mengerti, dan menyetujui perintah sang guru), (kemudian besoknya lagi dia datang tepat pada waktunya). Nah itu contoh yang simple tapi past tense. Tapi bagaimana kalau sampai siswa tersebut ngeyel, dan mengulangi kembali kesalahanya. Nah kalau demikian harus ditanyakan lebih mendalam, kenapa sampai berkali-kali? apakah tidurnya cukup?atau bagaimana. Siapa tahu anak itu begadang semalamnya dan tidak ada yang membangunkan karena tidak bersama orang atau perihal lain yang mengharuskan sang guru untuk bertanya dan memahami si anak lebih dalam lagi. Contoh lain tentang kreativitas dan inovatif, kernapa hal ini penting dan perlu? karena kreativitas anak biasanya lebih waw dan inovasinya pun luar biasa, tidak percaya? coba buktikan sendiri. Saya sudah merasakannya, terbukti saya memberikan tugas kepada anak didik saya untuk membuat maket / miniatur gunung pegunungan dan bentukan alam lainnya, yang luar biasa sekali meraka sangat antusias dan tertarik sekali. Kenapa hal ini penting? yakni untuk merangsang jiwa tanggung jawab, semangat, bahagia dan kreativitas itu ialah seni. Hidup itu harus kreatif, dan inovatif insyaallah allah akan memberikan jalan bagi orang yang mau membuat hal yang luar biasa dan tentunya bermanfaat untuk orang lain.


Tidak hanya memberikan tugas seperti itu, didikan yang lain yang berdampak yakni apersepsi selama dikelas, kegiatan inti dan penutup yang harus maksimal optimal juga berkesan di hati dan pikiran mereka, supaya sampai terbawa pulang kerumah. Contohnya dalam apersepsi pengabsenan siswa, jangan pakai hal yang biasa dengan mengabsen siswa dan siswa menjawab "hadir"saja, tapi sebutkan kehadiran mereka dengan nama-nama negara di dunia, ataupun nama fauna, atau yang lainnya insyaallah akan membawa mereka ke aura positif pembelajaran kita. kegiatan intipun guru harus senantiasa bisa menguasai materi, humoris, tegas, juga dapat mengkondisikan kelas, memotivasi, dan menginspirasi. Contoh bagi ke dalam 8 kelompok masing2 kelompok terdiri dari 4 orang (nah ini metode diskusi) pembagiannya menghitung nomer dari kiri depan sampai belakang, sesudah dibagi siap-siap memberikan instruksi, dalam hitungan mundur 10-1 semua kelompok harus segera berkumpul dengan anggotanya yang lain. dan alhamdulillah efektif tidak menyita waktu dan membuat mereka semangat bergerak tanpa suara. Memberikan instruksi membaca terlebih dahulu, kemudian sesudahnya guru menyampaikan isi materi dan selanjutnya diskusi. Setelahnya saya selalu memberikan kuis TTS (Teka Teki Sosial) untuk mengetahui sejauh mana mereka memahami isi materi. Disediakan kotak-kotak kosong berkaitan di papan tulis yang sudah saya buata, kemudian diberi pertanyaan mendatar juga menurun. Setiap kelompok wajib menjawab 2 soal dari 20 soal yang dibuat. dengan menjawabnya ke depan disesuaikan dengan kota-kotak yang sudah dibuat, kalau tidak bisa menjawab dalam 5 detik lempar ke kelompok yang lain. begitu seterusnya sampai terjawablah semua pertanyaan. metode ini dapat merangsang kerjasama antar tim dan kemampuan mengingat dan menghapal isi materi yang telah saya sampaikan. Dan ditutup dengan berdoa suapaya hasilnya berkah manfaat.
Sebenarnya masih banyak yang ingin saya sampaikan didalam tulisan saya ini tentang Didikan, khususnya cara didikan saya selama mengajar, namun apalah daya tangan tak sampai, saya ada kepentingan yang lain jadi udah dlu yaa...nanti di sambung lagi. hehe
mudah-mudahan ada manfaatnya tulisan saya yang sederhana ini, khususnya untuk saya dan umumnya bagi para pembaca sekalian yang budiman juga beriman, akhirul kalam wassalaamu'alaikum. Bersambung...
Senin, 25 November 2013 0 komentar

Pangalaman Hirup basa Zaman Kuliah

Assalaamu'alaikum Warohmatulloh
Kumaha daramang baraya sadaya, dina kasempetan ieu pribados bade posting ngangge bahasa daerah kalahiran nyaeta basa sunda, mugia diwidian ku baraya sadaya. kangge nu ti luar daerah mangga di translate bilih teu ngartos mah, eh tapi ketang dan translaterna teu acan ngainput basa sunda mah,,hehe..
janten kanggo urang sunda sareng nu ngartos wen lah ieu tulisan pribados, hehe..
wilujeng...maca...

Tulisan ieu mangrupikeun carita anu kapungkur dialaman ku pribados dina masa-masa kuliah di Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Dina hiji poe bulan Juli tahun 2009 upami teu lepat mah, eta poe nu moal bisa di pohokeun ku pribados, margi eta poe nyaeta poe dimana pribados bade daftar atanapi registrasi atanapi babayar di Universitas Siliwangi da lamun teu babayar moal diaku mahasiswa jigana mah. Kaleresan dina daftarna basa seleksi atanapi testing masukna pribados lebet kana jalur PMDK janten henteu di test, hehehe.... pribados kawitna lebet kana jurusan TI (Teknik Informatika) sareng tikapungkur resep ngoprek nu namina komputer sareng alat-alat elektronik janten wen kadieu. Tapi nasib nyarioskeun benten sareng karesep, pun biang henteu satuju upami pribados lebet kana jurusan eta, saurna teh "Eta kumaha upami lebet kadinya a??? ke janten naon upami tos lulus??? tukang servis elektronik kitu??,, entos-entos ngalih jurusan wen kana keguruan". Ari kawitna mah pribados gen hoyong ka UPI jalur PMDK Jurusan Pendidikan Komputer atos daftar, namung teu katampi, janten atos wen ka UNYIL eh UNSIL da kusabab KAHOYONG NYALIRA eh KAPAKSA, lebet jurusan TI wen ngabubungah Hate tadina mah,,hehehe...
Komo deuih nu janten kapaksa pisan mah kawitna di piwarang daftar heula ka UPI PGSD sateuacan ka UNSIL teh di Jalan nu bade kadadaha gening tempatna teh. Janten guru SD engkena teh, da kaleresan pun bapak ngawulang SD. Enya nurut wen da namina gen parentah sepuh, naon atuh nyak saena disebatna upami nurut kasepuh kalayan kapaksa bakat teuing ku sieun di seuseulan, upami suami sieun istri disebatna teh SUSIS, lamun ieu naon nyak???tos di skip wen nyak...intina mah teu LULUS di UPI PGSD teh...hehehe... (Naha bungah da KAPAKSA)
***
Uih deui kana poe ayeuna, pribados bade angkat ka Unsil dina raraga bade mayar supados kaaku janten mahasiswa. Angean tos rapih, lancingan tos rapih, raray tos kasep (saur nyalira duka saur batur mah)hehe..pokona siap berangkat ka Unsil, tapi aya nu janten hahalang pribados, nyaeta sapatu henteu jiga mahasiswa, masih sapatu anu sok diangge ku siswa keneh, nyaeta moal hilap pribados gen saumur-umur kana sapatu eta, sapatu merk MOTIC(sanses promosi) hideung cekeutreuk ngangge sol dipalih sisina jeung ngan hiji-hijina deuih. Duh eta gaya anak SMA zaman harita. Dina hate teh duh kumah ari setelan mahasiswa ari kahandap siswa keneh kan saur iklan ogen sukses itu berawal dari bawah nyaeta sapatu, piraku ari sapatuna kieu, ckckckck. Kaayaan eta diemut deui henteu janten hahalang anu matak ngabedokeun dina babayar, jadi angkat we bari PEDE. Pribados angkat disarengan ku punbapak nyaeta E.Kusnadi. Bilih ke mendakan nami eta tong disasaha deui eta bapak pribados, mangga ditaros, hehehe...
***
  SAPATU PRIBADOS
Tos wen caritana mah nepi we ka Unsil. di lokasi pribados teu weleh-weleh luak-lieuk sugan wen aya babaturan nu kenal, nu kaleresan sami bade registrasi heug teh teu aya hiji-hiji acan. Ngsms wen kasalah sahiji rerencangan "dmn ayeuna? rek daftar iraha? sya di Unsil yeuh ayna" teeeeet balesanana "Moal waka uy, can aya duitna ke jigana, tapi duka iraha di akhir jigana mah", jadi inget eta poe kahiji dibukana registrasi, jadi asa pangtanghina wen. " Kumaha a? dimana tempat registrasina?" pun bapak tumaros, "Oh duka puguhan ieu teh pak, ke urang taroskeun", pribados naros ka Aa aa anu nuju ngalangkung setelanna mah mahasiswa Unsil "A punten bade tumaros tempat registrasi mahasiswa baru palih mana nyak?", "Oh dipalih ditu (bari nunjukeun kana gedung nu hateupna jiga rumah khas minang)", "Haturnuhun a" oh di ditu paingan seueur jalmi nu ngagimbung, enya bade daftar jigana. Pribados sareng punbapak tuluy ka tempat registrasi. Nyandak no antrian ngantosan di panggil, di tempat eta teu disangka-sangka pribados mendak rerencangan anu tos 6 tahunna teu pendak namina Rois. Sosonoan wen tidinya teh, bari tunya tanya kaditu kadieu.
****
Di tempat pendaftaran eta oge aya kajadian anu moal hilap jigana. Pribados mendak aya anu bade daftar mung teu gaduh panangan anu katuhu deuih, kaleresan calikna gigireun pribados, "Timana a? pribados naros, "eh abi ti Ciamis a" (bari nyodorkeun pangan kencana ngajak sasalaman), terus kenalan wen, sebat wen namina mh Indra (sns nami asli). "Nyndak jurusan naon?", " Bahasa Inggris, ari alma?", "Abi TI". Nomor  342(sns no aslina) Nya bagean anjeuna dipanggil, "Alma tipayun nyak", "Oh muhun mangga" waler pribados. Teu lami ditingali Indra acan lebet waen, ari pek teh dicegat heula ku satpam di pintu masuk, duka naon bet matak dicegat, enya merhatikeun wen pribados teh bari tanda tanya aya naon da rada teu kadangu naon nu di carioskeun ku satpam ka si Indra. Ari pek teh Indra uih deui k tempat pribados, "Aya naon ndra?ning teu lebet?" taros pribados. "Duh punten ny alma tiasa nambut sapatuna teu sakedap?abi teu tiasa lebet eung margi teu ngangge sapatu", dina manah teh duh untung wen di sapatu henteu di sendal masing sapatu butut gen, nu penting mah sapatu,,hehehe...ngarasa bingah pribados. Mung ngaraos iba ogen k Indra, enya di pasihan nambut wen sapatu pribados teh, "Oh mangga ndra angge wen" waler pribados, "Duh nuhun pisan nya al". Diangge wen sapatu pribados teh ku anjeuna, nu matak miris sareng nyeredet kana manah ningali anjeuna di sapatu sareng nalian talina ku hiji panangan, kabayang hesena "Beu ku abi bantosan ndra", "Oh muhun atuh, nuhun nyak, punten yeuh jadi ngarepotkeun", "Ah henteu santei wen" waler pribados. Lajeng lebet wen Indra karuangan kangge registrasi.
***

Hoyong terang kalanjutanana. . . nyambung. . . :)

Wilujeng Sumping

Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi

Blog ini menghormati privasi Anda. Informasi pribadi yang kami kumpulkan, seperti nama dan email (jika Anda berkomentar), tidak akan disebarkan atau digunakan untuk tujuan lain tanpa izin Anda.

Kami menggunakan layanan pihak ketiga seperti Google AdSense yang mungkin menempatkan cookie di browser Anda untuk menampilkan iklan yang relevan.

Anda dapat mengatur preferensi iklan melalui pengaturan Google Ads: https://adssettings.google.com.

 
;
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di Blog Sederhana Ini, Semoga Berkenan dan Ada Manfaatnya, bagi yang mau memasang iklan produknya di blog saya ini silahkan hubungi no HP : 085223419416, Terima Kasih dan Salam Kebahagiaan Dari Saya :)