Respect The Planet Earth

Berkelana ke Negeri Seberang

  • KKL BROMO - BALI
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Kabupaten Pangandaran
  • Kabupaten Pangandaran
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Observasi Lapangan
  • Geo Track
  • Geo Track
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Touring Garut
  • Touring Garut
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Lembang - Bandung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Karangsambung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • Wisata Religi Cirebon
  • Wisata Religi Cirebon
  • Studi Obsevasi Wisata Adat & Budaya
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • MTs Mathlabussa'adah
  • MTs Mathlabussa'adah
  • Bandung
Tampilkan postingan dengan label Experience. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Experience. Tampilkan semua postingan
Rabu, 15 Maret 2017 0 komentar

Teknologi

Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalaamuaalaikum Wr. Wb.

Selamat pagi para pembaca yg budiman, semoga para pembaca sedang dan selalu dalam keadaan sehat walaafiat. Aamiin.
Seperti biasa perkenankanlah saya untuk memberikan tulisan singkat tuk nantinya dibaca oleh para pembaca sebagai teman beraktivitas, bersantai di depan meja sembari menyereput kopi khas Indonesia. Hanya 5 menit saja sempatkanlah untuk membaca tulisan saya ini. Syukron

Saya akan mengambil topik tentang Teknologi
Para pembaca mungkin sudah pada mafhum dan kenal soal teknologi. Sayapun nulis di blog ini pakai teknologi, kalau tidak pakai itu mungkin para pembaca saat ini tidak bisa membaca tulisan saya, tidak akan tahu FB, Twitter, Blogger, WA, Youtube dll. Tentunya banyak sekali manfaat dari teknologi, menurut definisi saya teknologi ialah suatu hal yg dapat memudahkan aktivitas kerja manusia lebih efektif dan efisien. Seperti menulis, menggambar, mendesain, bertransaksi dan masih banyak lagi dan lagi sisi positif dari teknologi. Saya akan ambil 3 point manfaat teknologi menurut saya.

1. Alat komunikasi / silaturahim
Kenapa alat komunikasi? Menurut saya hal ini yg paling utama dan pertama dari manfaat teknologi. Karena dengan adanya komunikasi yg lancar dan baik, iala berkat kemudahan teknologi, maka dari itu efisiensi kerja dan efektivitasnya akan stabil dan berjalan dengan cepat. Salah satu penemu teknologi komunikasi berupa telegraf electric ialah Samuel F. B. Morse. Yangg kita Morse atau ketika dbuat sandi yaitu sandi morse. Seiring berjalannya waktu teknologi komunikasi berkembang sangat pesat, yang tadinya berupa sandi tulisan berkembang menjadi suara. Ya itu adalah telepon penemunya ialah Alexander Graham Bell yg kita ketahui, namun penemu yg sebenarnya ialah Antonio Meucci salah seorang imigran Italia. Telepon kabel tersebut menghubungkan rumah ke rumah yg lain bahkan malah ke luar kota, smpai lintas negara. Saya sendiri dulu pernah merasakan atau memakai sendiri telepon kabel di pinggir jalan yang biayanya menggunakan koin 1rtus -5rtus rupiah. Zaman modern sekarang ini sudah lebih hebat lagi yakni penggunaan telepon genggam atau kita kenal dengan sebutan handphone, smartphone, iphone dll. Tentu saja penggunaan HP sangat penting di zaman sekarang ini. Tdk hanya kalangan pebisnis, yg tua dewasa, remaja bahkan anak-anak pun sekarang menggunakannya. Digunakan untuk berinteraksi intragolongan maupun antargolongan, sekedar say hai, menyapa, curhat, berbagi informasi, pengalaman hidup, dan juga gaya hidup. Ajang selfie wefie dan fotografi. Karena kecanggihan ini kita bisa mengenal orang lain juga berteman dengan cepat dan tepat, memahami kondisi secara aktual dan faktual. Musibah gempa, banjir, tanah longsor, tsunami, kebakaran, bahkan kejadian pembunuhan pun cepat terdengar kepada semua orang. Itulah Teknologi komunikasi.

2. Alat Integrasi / ukhuwah islamiyah
Setiap orang memiliki kehidupan masing2. Memiliki kebiasaan yg berbeda, mulai gaya hidup yg tradisional sampai gaya hidup yang modern. Adat istiadat yg tradisional maupun modern. Sifat dan sikap yg tradisional maupun yg modern. Di Indonesia yg teramat beragam budaya dan kepala yg penuh dengan masalahnya masing2. Teknologi dapat mempersatukan itu semua, teknologi dapat memperbaharui itu semua, teknologi dapat menyelaraskan itu semua, teknologi dapat memberi solusi terhadap masalah itu semua. Jangan sampai teknologi menjauhkan yg dekat, tp harus mendekatkan yg jauh dan lebih mendekatkan lagi yg dekat. Kita ambil contoh HP lagi lagi HP..HP sekarang alat teknologi yg mendunia jadi saya ambil sample nya HP saja. Dengan ada HP kita mengadakan rapat sekolah tdk hanya via tulisan saja mengundang bapak dan ibu guru tapi bisa kirim juga via WA atau SMS, mengundang guru2 untuk hadir. Yg tadinya guru tersebut kurang info karena tempat tinggalnya jauh, dengan adanya HP bisa tersampaikan surat undangan, tanpa waktu yg lama dan biaya yg mahal. (Tp lebih formal pakai surat) Surat undangan digital juga pun perlu utk menjaga supaya informasi cepat.
Dalam hal interaksi : antara orang sunda dengan orang jawa bisa saling berinteraksi, mengobrol jarak jauh via FB, saling me like dan mengomentari foto atau kegiatan dll. Jadi tidak terbatas masalah jarak dan waktu, anytime anywhere...
Teknologi juga bisa memberikan solusi. Solusi fisik ,mental/psikologi, ide/pemikiran,materi dll. Contoh solusi fisik : kalau kita sakit dan tdk punya uang untuk pergi ke dokter, kita bisa searching cara pengobatan alami dan tradisional ke mbah google. Contoh solusi psikis/mental mencakup masalah dengan orang lain. Kita bisa kasih emot smile, say hai, bersikap baik, memberikan status pm atau fb yg positif, berfoto bersama, atau makan dan ngopy bersama. Trust me its work. Jdi jangan ada saling dengki. Karena hidup itu maju tidaklah mundur. Seperti teknologi yg amat pesat maju tidak mundur. Dri tradisional - modern dari kebodohan - peradaban. Jadi teknologi harus kita imbangi dengan rasa husnudzon syukur, sabar, share and care dalam hal yg positif. Contoh ide/pemikiran. Yg tdnya mumet g dapet dapet ide. Searching di youtube dan alhasil idepun ada ketika kita melihat yg bermedia audio visual. Contoh materi/uang : sekarang kan ada ya bisnis online nah manfaatkan itu.

3. Alat aktualisasi diri
Manusia pada kodratnya membutuhkan yang namanya makan/minum, bertempat tinggal, mempunyai barang2 pribadi, dan bersosialisasi juga saling menyayangi satu sama lain.
Kalau kita bagi.
a. Primary need /kebutuhan primer
b. Secondary need /kebutuhan sekunder
c. Tersier need /kebutuhan mewah
d. Sosialisasi need /kebutuhan sosial
e. Security need / kebutuhan rasa aman
f. Love need / kebutuhan akan kasih sayang
g. Actualisasi need / kebutuhan menyalurkan bakat hobby dll yg dihargai oleh orang lain

Yg saya akan uraikan tidak akan dari yang di atas. Namun yg aktualisasi diri saja. Setiap orang punya bakat, kemampuan, keinginannya masing2 dan bakat tersebut perlu dihargai oleh orang lain. Seperti saya hobbinya menulis. Yg saya lakukan saat ini ialah mengaktualisasikan diri saya sendiri. Dan apakah mendapat apresiasi dari para pembaca atau tidak itu semua tergantung pada para pembaca sekalian. Dan aktualisasi yg lain pun tentunya harus kita hargai, seperti yang suka bermain sepak bola harus kita hargai. supaya apa? Supaya berkembang dan tumbuh menjadi pemain yg handal dan hebat itulah yang dinamakan sugesti dalam prestise/penghargaan. Yang suka kaligrafi juga sama, yg suka berbicara hal2 yang positif dan bermanfaat tentu itu harus kita hargai. Contoh mubaligh yang sedang menyampaikan perihal agama pastilah ada yg namanya mustami yg mendengarkan. Kita itu hidup harus mendengarkan pabila ingin didengarkan orang lain. Harus menghargai pabila ingin dihargai orang lain. Allah menciptakan dua telinga satu bibir itu karena kita harus selalu mendengarkan ketimbang banyak berbicara yg kurang/tidak baik.
Dikaitkan dengan teknologi. Teknologi sangat memahami hal ini, sangat berkontribusi akan hal ini pula. Kenapa? Karena dengan teknologi saya bisa menulis blog ini dan terbaca oleh para pembaca dimanapun dan kapanpun. Dengan teknologi para penceramah bisa berdakwah tidak hanya kepada para mustami di tempat dia brdakwah tapi juga bisa diakses lewat media televisi dan electronik lainnya. Dengan teknologi yang tadinya musuh jadi sahabat, tadinya kuper jadi hiper (dalam menimba informasi maksudnya).he

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat dari teknologi. Namun tidak dapat saya sampaikan seluruhnya, mungkin di lain kesempatan. Para pembaca yang budiman dan beriman dicukupkan sekian saja tulisan saya ini semoga berkenan dan ada manfaatnya. Selamat berkomunikasi/silaturahim, selamat berintegrasi/ukhuwah islamiyah, dan selamat mengaktulisasikan diri. Slamat berkreasi dan berinovasi..
Salam kebahagiaan dari saya

Alma Arif Iqbal Nurulhakim
Jumat, 10 Maret 2017 0 komentar

Pendidik

"Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalaamu'alaikum wr. wb.

Selamat pagi para pembaca yang budiman dan beriman. Semoga di pagi yang cerah ini para pembaca yang budiman ada dalam keaadan sehat, sejahtera lahir batin, tidak galau maupun berduka. Mudah-mudahn dengan membaca tulisan saya yg sederhana ini yang tadinya dilanda duka berubah menjadi suka. Aamiin...ya Allah

Para pembaca seperti biasa perkenankanlah saya untuk kiranya mengekspresikan pemikiran dalam bentuk tulisan singkat ini, semoga berkenan membaca kurang lebih 5 menit saja. Trimss....
Thanks for all...a lot.hee

Kemarin sore saya sudah menulis tentang Raja Salman, Albert Einstein, BJ. habibie yang kesemua manusia tersebut ialah manusia jenius pada masanya juga merupakan PESERTA DIDIK dulunya. Dan untuk kali ini perkenankanlah saya untuk mengambil topik tentang PENDIDIK. Di album sebelumnya, eh mohon maaf maksud saya di postingan saya sebelumnya sudah saya utarakan mengenai PENDIDIKAN, DIDIKAN, PESERTA DIDIK dan utk pamungkasnya sekarang saya ambil topik Pendidik. Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang artinya tidak dapat hidup tanpa bantuan manusia lainnya. Oke we back to the past. Bayangkan ketika pada masa adam dan siti hawa hanya mereka berdua yg berada di bumi. Cuman 2 manusia yg ada di bumi pada waktu itu. Coba bayangkan, mereka tidak dipertemukan sekian lamanya oleh Allah. Nabi Adam kesepian waktu begitupun hawa. Mereka tidak bisa saling menyapa berbicara dll. Hingga akhirnya Allah mempertemukan mereka karena pertaubatan yang sungguh2 dilakukan oleh Nabi Adam dan Siti Hawa. Merekapun akhirnya dipertemukan, dan terjadilah intetaksi antara keduanya,berbincang satu sama lain dll. Itu ialah singkat ceritanya. Nah dapat kita tarik kesimpulan bahwa sekelas nabi pun merasakan yg namanya kesepian. Dan harus bersosialisasi dan berdakwah.

Di zaman yang modern sekarang ini, dimana globalisasi semakin berkembang, dibarengi dengan kemajuan IPTEK yg mumpuni. Dari masa masa mengalami dinamisasi atau perubahan. Yang tadinya tradisional menjadi modern yang dari modern lebih modern lagi. Salah satu peradaban di dunia tergantung tingkat SDM dan kesuksesan manusia itu sendiri dalam membangun peradaban. Para pembaca tahu peradaban Mesir Kuno, peradaban Atlantis, nah itu semua hasil dari kebudayaan manusia atau hasil cipta, rasa, karsa, karya manusia yang di apresiasikan dalam bentuk ide/gagasan, tulisan, seni bangunan dan masih banyak lagi. Seperti yang saya bilang tadi, bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa manusia yang lain. Begitupun membangun peradaban, tentunya harus diimbangi dengan SDM yang hebat. Maka kita kaitkan dengan siapa yang menjadi tolok ukur, atau ujung tombaknya? Yes dialah PENDIDIK. Orang yang berjasa memberikan Ilmu Pengetahuan kepada Peserta Didik. Lentara dalam kegelapan, laksana embun penyejuk dalam kehausan. Kehausan akan pentingnya Ilmu Pengetahuan. Pendidik adalah motor/penggerak, adalah fasilitator, motivator, inisiator, sutrada yang mencetak aktor-aktor hebat yakni para peserta didik yang cerdas dan berakhlak mulia. Tentu saja Pendidik harus mempunyai kemampuan, keahlian dan kelihaian dalam mendidik. Supaya peserta didik dapat menjadi patokan utama yang dapat diukur secara faktual dan bisa di bentuk secara konseptual demi terciptanya manusia yang memiliki SDM yang hebat.

Abad ke 20 ini merupakan abad yang sangat maju, tuntutan kemampuan menjadi dasar utama untuk  menciptakan negara ini maju, berkembang atau miskin. Kalau mau maju berarti harus lebih maksimal lagi dalam pengelolaan SDM dan pemanfaatan SDA nya. Hal ini merupakan PR bagi kita, dari dulu Indonesia Transisi melulu jadi kapan take off atau lepas landasnya menjadi negara maju kalau terus-terusan transisi. Dan kuncinya itu tadi yang utama ialah Pendidikan. Perlu diketahui juga para pembaca, bahwa pilar SDM manusia itu ada 4.
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Tenaga Kerja
4. Lingkungan
Keempat pilar ini saling terkait dan terikat.
Pendidikan yg berkualitas, pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan sampai ke pelosok. Tentunya mengirim para pendidik yang handal dan berkompeten. InsyaAllah kualitas pendidikan bisa lebih meningkat lagi

Kesehatanpun juga hal yang penting, bila manusianya tidak sehat, maka dalam hal menimba ilmupun mengalami kendala. Oleh karenanya kualitas kesehatan lebih di tingkatkan, fasilitas, tenaga medispun harus yang handal dan brkompeten. InsyaAllah kualitas kesehatan bisa lebih meningkat lagi

Tenaga kerjapun amat penting sekali. Merekalah yang membangun. Percuma badan tegap tap otak gagap dan sakit sakitan, oleh karena itu di gembleng dengan mengenyam pendidikan dan dproteksi dengan kesehatan yang aman dan merata. InsyaAllah kualitas tenaga kerja bisa lebih meningkat lagi, brhubung alhamdulillah negara kita tidak kekurang tenaga kerja karena dalam segi kuantitasnya memadai. Wong negara ke 3 terbesar di dunia yang penduduknya terbanyak. Tinggal di poles dikit dengan IP, Kes.

Dan yang terakhir ialah lingkungan. Lingkungan merupakan tempat tenaga kerja tinggal, tempat pendidikan berkembang, tempat kesehatan berada. Lingkungan yang dihuni oleh orang2 yang hebat da berkualitas insyaAllah akan nyaman dan sejahtera, lingkungan yang berpendidikan insyaAllah akan mencetak generasi yg unggul. Dan lingkungan yg sehat pula akan menciptakan jiwa raga yang kuat juga hebat.

Kita kembali lagi kepada sutradaranya yakni Pendidik. Pendidik harus punya Integritas, loyalitas, komitmen, akhlakul karimah, berkomunikasi yg baik, cerdas, kreatif, inovatif dan memiliki kompetensi.
Integritas yang kuat terhadap pendidikan dan ingin memajukan ke arah yang lebih baik lagi
Loyalitas yang hebat terhadap institusi pendidikan
Komitmen yang selalu terjaga mencerdaskan kehidupan bangsa
Akhlakul karimah dalam perbuatan, bisa memilah dsn memilih sikap dalam mengambil keputusan
Berkomunikasi yang baik tanpa melihat strata maupun status
Cerdas dalam menangani dan mendalami ilmu pengetahuan
Kreatif menciptakan suatu yang bermanfaat
Inovatif menciptakan dan membuat hal yg baru yang dapat merangsang kreativitas siswa dan orang lain
Memiliki kompetensi yang mumpuni dalam mendidik dan mengajar peserta didik

Para pembaca sekalian, mungkin dicukupkan sekian saja yang dapat saya sampaikan. Sekali lagi saya tidak bermaksud mnggurui dan ini hanya pemikiran pribadi. Tulisan ini juga setidaknya ingin menjadikan motivasi utk diri pribadi supaya bisa lebih baik lagi. Saya hanya ingin sekedar berbagi lewat tulisan ini kepada para pembaca yg budiman mudah-mudahan berkenan.
Cukup sekian dan wassalaam...
Salam kebahagiaan dari saya...

Alma Arif Iqbal Nurulhakim
Jumat, 03 Maret 2017 0 komentar

Peserta Didik

PESERTA DIDIK

Bismillahirrohmaanirrohim
Assalaamu’alaikum wr. Wb

Selamat sore para pembaca yang budiman, semoga para pembaca sore ini ada dalam keadaan sehat walaafiat, sehat lahir juga batin, sehat pikirannya, tak ada stres, tak mikirin hutang dan tak punya hutang, tak punya masalah dengan orang lain, masalah dengan calon istri ataupun istri, sehingga ujung-ujungnya berdampak bahaya yakni ada yang patah hati. Semoga Allah senantiasa menjaga hati dan menentramkan hati kita saat ini dan seterusnya, aamiin ya allah ya rabbana...

Terasa lama sekali rasanya saya belum memposting lagi tulisan ke dalam blog sederhana ini. Dan saya sendiri merasa haus bilamana tidak mencurahkan isi dalam pikiran kedalam tulisan walaupun singkat. Maka dari itu seperti biasanya sempatkanlah 7 menit sahaja kesediaannya para pembaca yang budiman untuk berkenan membaca tulisan saya ini. Check This Out..Mariii...semoga bermanfaat.

Ngomong-ngomong kita sekarang lagi dihebohkan dengan kedatangan Raja Saudi Arabia yaitu Raja Salman bin Abdul Azis Al Saud beserta para Pengeran Arab yang cakepnya luar biasa berkunjung ke Indonesia, dan diberitakan mulai dari media cetak juga elektronik. Pak Jokowi (Presiden kita yang sekarang) beserta jajarannya senantiasa turut ikut menyambut kedatangan Raja Salman ke Jakarta ini. Coba tebak apa yang menjadi topik pembicaraan? Atau apa yang menjadi kesepakatan? Yakni Raja Arab atau pemerintahan Arab Saudi akan memberikan investasi sebesar kurang lebih $ puluhan Milyar kepada Indonesia di berbagai bidang terutama di bidang pertambangan. Dan tujuan yang lain kedatangan Raja yang satu ini disamping lawatan balasan ke negara kita, karena 2 tahun lalu Pak Presiden kita berkunjung juga ke Arab, tapi juga dalam rangka berwisata (mungkin)he..karena kan Indonesia ini negara tempat wisata yang sangat terkenal di seluruh dunia.

Para pembaca yang budiman dan beriman, kali ini saya tidak akan membahas Raja Salman looo, hee. Tidak akan diperpanjang dan diperlebar, karena biarlah media cetak dan elektronik yang lain dan tetangga blog sebelah yang membahasnya. Saya hanya mengulas sedikit saja untuk intermezzo, he. Baiklah topik yang akan saya ambil dalam postingan kali ini ialah tentang PESERTA DIDIK. Sesuai dengan janji saya dalam topik-topik sebelumnya yang saya sudah tulis tentan Pendidikan, Didikan. Nah kali ini alangkah lebih sip lagi kalau PESERTA DIDIK saya tulis. Para pembaca, seperti yang sudah kita ketahui, kita pahami juga alami bahwa manusia itu ialah makhluk yang lemah, rusak, dan tidak berpengetahuan (awalnya) dan tidak abadi. Tidak seperti Allah SWT yang kuat, kekal, dan segala ilmu pengetahuan berasal dari-Nya. Kalaupun yang disebut manusia sempurna ialah Para Nabi dan Rosul itupun masih ada kekurangan yakni tidaklah kekal atau mengalami yang namanya kematian, tapi mereka di beri pengetahuan oleh Allah SWT yang lebih daripada manusia yang lain. Yupss Ilmu pengetahuan, apa sih ilmu pengetahuan itu? Ilmu dulu lah apa itu ilmu?, tanda tanya besar ya? Ilmu itu yang saya definisikan sendiri ialah suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan saya atau manusia, ilmu itu ibarat cahaya yang menyinari kegelapan, ilmu ibarat udara (O2) yang memberikan kehidupan sehingga makhluk di bumi dapat bernapas, ilmu itu ibarat ruh dalam raga. Ilmu dalam sudut pandang agama Ilmu ialah Semua petunjuk yang datang dari Allah SWT melalui baginda Rasulullah SAW dan disampaikan kepada umatnya. Ilmu (knowledge) juga adalah usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia (dicutat dalam wikipedia). Nah kalau pengetahuan menurut saya ialah bentuk dari pemikiran manusia yang sudah di amati, diteliti, diamalkan lewat lisan, tulisan maupun isyarat, dan yang sudah terbukti kebenarannya. Pengetahuan juga ialah informasi atau maklumat oleh seseorang (dicutat dalam wikipedia). Jadi kalau dapat saya tarik kesimpulan, Ilmu pengetahuan yaitu semua petunjuk yang datang dari Allah lewat baginda Rasululloh, baik suatu hal yang baik untuk kehidupan manusia dan larangan yang baik pula yang terkandung di dalamnya, demi kebaikan kehidupan manusia juga, yang diperoleh dari usaha sadar ketika mengamati, menyelidiki, menemukan guna meningkatkan pemahaman manusia di berbagai bidang dan dikemukakan oleh orang tersebut untuk diinformasikan kepada orang lain.

Setiap manusia mempunyai pemikiran yang berbeda-beda. Mempunyai daya tangkap mengambil dan menyaring informasi yang berbeda-beda pula. Ada yang cepat ada juga yang lambat dalam menangkap pemahaman tentang ilmu pengetahun. Manusia tercerdas atau jenius tercatat dalam sejarah ialah Albert Einstein, Issac Newton, dan Bacharudin Jusuf Habibie (yang disebutkan IQ nya melebih Eisntein dan Newton). Kita sebagai warga Indonesia patut bangga akan hal itu. Semua orang cerdas memiliki kisahnya masing-masing dalam hal memperoleh kecerdasannya dalam hal menemukan, memahami ilmu pengetahuan yang tidak terpikirkan oleh orang lain. Mereka tentunya pernah mengenyam bangku sekolah? Saya katakan iya, Einstein yang seorang penemu teori relativitas umum. Einstein pada waktu mengenyam pendidikan dan mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun dan dianggap gagal, dan pindah sekolah di sekolah yang lainpun mengalami kegagalan serupa. Hingga singkatnya karena kegagalannya itu berbuah manislah ketika hasil pemikirannya tentang ilmu fisika yakni teori relativitas umum yang kita kenal hingga saat ini. Begitupun BJ. Habibie yang merupakan anak bangsa yang cinta sekali dengan pesawat terbang. Ia pernah belajar di SMK Dago, belajar teknik mesin di UIB sekaran ITB dan melanjutkan studi teknik penerbangan di RWTH Aachen, Jerman Barat dan mendapat predikat summa cum laude, bagaimana hebat bukan? Kelanjutan ceritanya ada dalam Film Habibie dan Ainun, hehe... tonton saja ya. Para pembaca yang budiman, dapat kita tarik kesimpulan bahwa mereka yang hebat itu pernah mengenyam yang namanya pendidikan dan mereka itu adalah PESERTA DIDIK. Kita sebagai manusia dapat mempunyai pemikiran yang hebat kalau kita senantiasa mengasahnya lebih dan lebih lagi secara maksimal. Indonesia merupakan pencetak orang-orang hebat dan cerdas, yakinilah hal itu.
 Einstein 1921 portrait2.jpg Hasil gambar untuk habibie
Peserta didik dimulai dari tingkat paling bawah sekalipun, bisa berkembang dan mencapai kecerdasan bilamana pemikiran mereka itu dibarengi dengan Pendidikan dan didikan yang mumpuni juga tajam dari seorang guru. Itupun tentu saja keinginan/ kemauan peserta didik harus tertanam kuat supaya dia cinta dan haus akan ilmu pengetahun, sehingga mereka terpacu untuk menggali dan menggali lebih dalam lagi. Kunci kesuksesan seseorang menurut guru besar saya Prof. Ahman Sya (Bekerja di Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), yakni ada tiga; (1) Manajemen (2) Bahasa (3) Teknologi. Dan saya kombinasikan juga tambahkan beberapa hal;
1.Manajemen ialah dimana kita dapat mengatur aktivitas kita untuk belajar setiap saat, mengatur kegiatan ibadah juga istirahat. Contoh nyata, 24 jam perhari kita pergunakan untuk 3 hal penting yaitu Bekerja/Belajar, Istirahat, dan Ibadah, masing-masing mempunyai waktu 8 jam. 8 jam waktu belajar kita maksimalkan sepenuhnya untuk belajar di pendidikan formal yakni di sekolah. Nah dalam waktu itu sempatkan ketika sudah belajar di sekolah untuk membaca 1 kali 1 jam sambil makan siang, membaca pelajaran yang sudah di bahas tadi pagi sampai siang. Selanjutnya Istirahat 8 Jam untuk tidur waktu malam hari lebih dari cukup lah. Kemudian Ibadah 8 Jam kita bagi kedalam 5 waktu (sholat ada 5 waktu Isya, Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib), setiap sholat ambil 15 menit paling lama, berarti keseluruhan 75 menit tambah sholat sunat tahajud, dhuha, hajat, istikhoroh, tasbih dan membaca Al-quran juga mengaji taruh lah jadi total 120 menit berarti 2 jam. Sisanya masih banyak tuh 6 jam lagi, nah manfaatkan untuk membaca 5 kali satu hari seperti sholat, setiap beres sholat fardhu sempatkan membaca 1 jam, berarti sudah 5 jam dan sisa 1 jamnya membaca lagi di waktu sepertiga malam, setelah sholat tahajud dll dari jam 4 sampai jam 5. Karena rumus yang saya pahami ialah E = MC2 (Elmu = Maca dan Maca / Baca dan Baca). Dalam penerapan hal ini, kitapun dituntut dan dilatih untuk konsisten/istiqomah dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
2. Bahasa ialah alat untuk berinteraksi dengan orang lain, semakin banyak bahasa yang kita kuasai, maka semakin banyak pula orang yang dapat kita ajak bicara, kita bisa berkomunikasi dengan daerah lain ataupun dengan negara lain. Contoh nyata. Biasakanlah menggunakan bahasa Daerah, Nasional, Maupun Internasional dalam aktivitas sehari-sehari, ini bukan diaanggapnya sok tapi membiasakan. Karena dengan membiasakan insyaAllah kita bisa. Karena belajar tidak hanya lewat buku atau tulisan, tapi lewat lisan dengan berbicara kepada orang lain dan mendengarkan orang lain berbiacara. Karen menurut hadits: diam itu emas namun bicara yang baik-baik itu ibarat berlian/intan
3.Teknologi ialah alat untuk mengeefektipkan dan mengeefisiensikan waktu supaya pekerjaan manusia dapat selesai dengan cepat dan hasilnya pun banyak, juga memuaskan. Hal yang ketiga yang harus kita punya yakni pemahaman tentang teknologi. Karena teknologi ibarat pisau bermata dua. Kita bisa menggunakannya ke hal yang positif mengembangkan potensi demi kemashlahatan atau kemanfaatan untuk diri sendiri dan orang lain, bisa juga digunakan ke hal yang negatif yang berdampak kepada kemadaratan untuk diri sendiri dan orang lain. Tapi kita manfaatkan untuk kemashlahatan yaaa. Contoh nyata. Kita sekarang sudah mengenal yang namanya media sosial, yang tiap saat semakin menjamur, user/pengguna, maupun server/pengelola. FB, Twitter, Youtube, WA, blogge yang para pembaca baca saat ini dll dapat kita manfaat sebagai alat mencarai Ilmu pengetahuan, berbagi ilmu pengetahuan dan pemahaman juga menjalin persahabatan dengan orang-orang sukses, dengan orang-orang cerdas, dengan orang-orang yang berakhlak mulia. Di dalam sosial media kita bisa tahu informasi seputar dunia politik, ekonomi, sosial, budaya, dan masih banyak lagi. Teknologi itu harus kita maknai “mendekatkan yang jauh jangan sampai menjauhkan yang dekat.”

Ketika kita bisa mengkombinasikan ketiganya insyaAllah ada pencerahan yang kita akan dapatkan mengenai ilmu pengetahuan dari berbagai bidang, trust me its work....hehe
Kita akan terpacu lebih dan lebih lagi. Kita sebagai Pelajar/Peserta didik harus mau di didik, harus mau belajar, karena kodratnya manusia itu makhluk yang lemah, rusak, tak kekal dan minim akan ilmu pengetahuan kita wajib belajar dari mulai buayan sampai liang lahat. Yang kita akan bawa ke Alam saat kita sudah tiada yakni Ilmu dan Amal Sholeh. Maka dari itu, yuk sama-sama belajar! Dari anak-anak, remaja, dewasa, lansia yuk kita belajar. Belajar apapun itu perihal yang positif tentunya, dan dapat menyaring juga mencegah hal yang negatif. Belajar memahami diri sendiri, belajar memahami orang lain, belajar memahami lingkungan sekitar dan belajar memahami alam semesta yang diciptakan Allah Azza wa jalla. Sekian saja tulisan yang saya buat ini, semoga ada manfaatnya. Mohon maaf sekali lagi bukan bermaksud menggurui, saya hanya sekedar ingin berbagi dan peduli, share and care....
Akhirul kalam Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.
Salam kebahagiaan dari saya....

Alma Arif Iqbal Nurulhakim
Jumat, 27 Januari 2017 0 komentar

Pendidikan, Didikan, Pendidik, dan Yang Terdidik

Assalaamu'alaikum
Selamat siang para pembaca yang budiman dan beriman, semoga para pembaca sekalian pada siang ini sedang dalam kondisi sehat, senang, bahagia, ceria dan lagi banyak uang, hehe... bagi yang sebaliknya semoga dengan membaca blog saya ini, yang tadinya sakit menjadi sehat, yang unhappy jadi happy, yang sedih jadi bahagia, yang kanker (kantong kering) maklum mungkin di akhir bulan, semoga dapat kejuatan yang menggembirakan. aamiin. Mungkin contohnya dapet hadiah dari sahabat, temen, orangtua, atau orang lain tipsnya (api-api ultah wen dina FB sok geura di edit)hehe. Tapi jangan gitu-gitu juga sih, karena itu tindak penipuan nanti ada tindakan pidana lagi, ha. Yang aman-aman saja contohnya berdoa yang rajin, sholat lima waktu yang tepat dan jangan sampai ketinggalan. InsyaAllah Allah memberikan rizki yang tidak disangka-sangka. Just do it!!!

Para pembaca yang budiman, sempatkanlah 5 menit saja untuk membaca blog saya ini dengan ikhlas juga yaa. ummmmh....tema yang akan saya sajikan di blog saya ini sekarang yakni tentang PENDIDIKAN. Kita mengetahui dan juga memahami sekali pendidikan itu amat sangat penting, demi terciptanya manusia yang berpendidikan. Tapi terkadang pendidikan juga kerap dipandang sebalah mata atau tidak dijadikan patokan utama dalam memperbaiki nasib. Contohnya mohon maaf dalam kalangan yang kurang mampu tapi itu juga sebagian, tidak menutup kemungkinan pula yang mampu juga sebagian ada yang beranggapan seperti demikian, mereka cenderung mengesampingkan pendidikan dikarenakan karena mempunyai harta, lahan, pesawahan, rumah dll jadi berleha-leha dalam mecetak generasi/ anak-anak mereka untuk lebih berpendidikan karena ya itu tadi sudah mapan. Mengulas sedikit kisah Nabi singkatnya "Nabi Sulaeman yang diberi pilihan oleh Allah 2 hal menginginkan Harta/Jabatan atau Ilmu?" dan apa yang Nabi Sulaeman jawab, bisa ditebak kan? ya betul ilmu. Nabi Sulaeman menginginkan ilmu. Nah ilmu itu datangnya dari mana? kalau ditanya seperti itu. Saya jelas akan menjawab dari Allah SWT, dan media pengantar Ilmu tersebut ialah Manusia dengan metode Pendidikan dan alhasil kita dapat ilmu sampai sekarang. Yang paling basic/mendasar contohnya ilmu membaca, ilmu menulis, ilmu berbicara, dll. Kembali ke bahasan yang tadi bahwa yang kaya "kurang" memperhatikan Pendidikan dalam tanda kutip "sebagian". Begitupun yang kurang mampu, kalau yang kurang mampu kendalanya pasti soal biaya kebanyakannya. Tapi jangan khawatir karena dimana ada kemauan disitu ada jalan Man jadda wa jada. Allah lah yang maha kaya, mintalah pada-Nya InsyaAllah apapun itu asal kita bersungguh-sungguh pasti allah kabulkan. Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Karena pendidikan itu butuh, untuk apa? untuk meraih ilmu, dengan ilmu kita bisa lebih dekat kepada Allah. Karena sholat itu perlu ilmu, puasa perlu ilmu, zakat perlu ilmu, ibadah haji ke tanah suci juga perlu ilmu, bahkan mengelola kekayaanpun perlu ilmu.

Ah terlalu Gaib, terlalu lama, pengennya yang instan juga cepat. Itu sudah lumrah bagi manusia pengennya yang instan-instan seperti makan mie instan, hehe.. Tapi itu tadi selama ada kemauan disitu ada jalan. Doa dikolaborasikan dengan ikhtiar, ada input lalu proses dan output, inputnya itu doa ikhtiarnya proses outputnya kebahagian. Hasil tidak akan pernah menghianati proses. Begitupun dengan kemauan kita untuk terus ingin mendapatkan ilmu sampai akhir hayat. Pendidikan sekarang gratis loo. Anggaran APBN pemerintah kurang lebih 20% untuk Pendidikan looo... jadi dont woorry... Mulai dari PAUD, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK, InsyaAllah ada bantuan dari pemerintah yang dinamakan BOS. Jadi jangan khawatir masalah biaya. Tinggal siapkan kemauannya saja, dan insyaallah allah akan memberikan rizki yang tidak disangka-sangka bila hambanya mau berjuang di jalan allah bila mau menimba ilmu.

Alhamdulillah Indonesia saat ini tingkat pendidikannya menuju kearah kemajaun. terbukti tingkat melek hurup yang semakin bertambah, yang lulusan SMA semakin meningkat. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang semakin baik. Oleh karena itu Pendidikan adalah sarana membangun manusia. Manusia yang unggul adalah manusia yang berpendidikan yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Para pembaca sakitu heula we nya, cukup sekian saja dahulu tema tentang Pendidikan. Bersambung di lain kesempatan....tema DIDIKAN...
Salam kabahagiaan dari saya Alma Arif
Wassalaamu'alaikum
Senin, 26 Agustus 2013 2 komentar

Jadilah Orang yang Pandai Mendengar

Semoga di saat anda membaca tulisan ini, anda dalam keadaan bahagia. Sehat jasmani dan rohani, sehat lahir dan batin. Itu semua terjadi karena anda adalah orang yang pandai bersyukur. Selain anda pandai bersyukur, anda juga pandai mendengar. Dengan pandai mendengar, anda akan menjadi orang hebat yang disegani dan dikagumi.
Dalam majalah Hidayatullah, Ada dua hasil dari sikap mendengar yang efektif. Pertama, hubungan baik. Seorang yang pandai mendengar sangat disukai orang. Ia diterima kelompok mana saja, karena sikapnya yang tidak sombong dan rendah hati.
Mau mendengar berarti menghargai orang lain. Mana ada orang yang tidak suka dihargai? Sebaliknya, mana ada orang yang suka tidak dihargai?
Penghormatan melaui sikap mau mendengar ini merupakan cermin akhlaqul karimah yang dicontohkan para Nabi. Bahkan Sulaiman, seorang raja sekaligus nabi, mau mendengar suara semut, binatang kecil yang oleh manusia diabaikan suaranya.
Kedua, melalui mendengar seorang bisa belajar. Bagi pembelajar seperti ini, apa pun pembicaraan orang lain adalah ilmu baginya. Kita harus berterima kasih kepada orang lain yang mau berbicara. Sebab, melalui pembicaraannya, kita mendapat tambahan ilmu.
Betapa sering kita mencuri ilmu dari orang lain dengan cara mendengar. Orang lain barangkali tidak sengaja mengajari kita, tapi melalui pembicaraannya kita telah mencuri ilmu darinya. Mencuri yang halal adalah mencuri ilmu melalui mendengar dari percakapan orang lain.
Lihatlah para pemimpin hebat. Mereka menjadi hebat karena pandai mendengar. Mereka tak hanya pandai bicara, tetapi pandai juga mendengar. Pembicara yang baik, adalah pendengar yang baik. Mereka yang pandai mendengar biasanya akan peka terhadap apa yang terjadi. Mereka pandai meredam konflik dengan baik. Hal itu didapatkan seiring dengan kemampuan mendengar yang dimilikinya.
Berkacalah kepada orang yang buta atau tuna netra. Matanya boleh saja tak melihat, tetapi perhatikan telinganya. Dia mampu melihat dari apa yang didengarnya. Biasanya pendengaran mereka sangat terlatih dan bisa mengetahui dengan cepat siapa orang yang berada di depannya. Suara orang itu langsung masuk kedalam memori ingatannya. Itulah salah satu kehebatan orang buta. Mereka jadikan pendengarannya seperti kedua mata yang siap melihat indahnya dunia.
Begitu juga dengan kita yang diberikan panca indera yang lengkap. Seharusnya kemampuan mendengar kita harus lebih diasah. Kita harus banyak mendengar ketimbang berbicara. Dua daun telinga yang menempel di kepala dan satu mulut di bawah hidung adalah bukti fiisik dimana manusia diminta untuk lebih banyak mendengar ketimbang berbicara. Oleh karena itu, jadilah orang yang pandai mendengar. Dengan pandai mendengar, anda akan menjadi orang yang bijaksana.
Ketika saya mengikuti arisan keluarga besar SMP Labschool Jakarta, Minggu 25 Agustus 2013 di kediaman pak Sudarto (Wakil Kepala SMP Labschool Jakarta), saya dapatkan ceramah tentang pentingnya kemampuan mendengar. Penceramah mengingatkan kepada kami para guru untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara. Kemampuan ini seringkali terabaikan dan banyak manusia yang lebih banyak ingin didengar daripada mendengar. Padahal, bila mereka mau mendengar lebih banyak, maka akan didapatkan segudang ilmu pengatahuan dari orang yang berbicara. Apalagi bila orang yang berbicara itu adalah orang yang berilmu pengetahuan lapang dan sangat mumpuni di bidangnya. Pastilah orang yang mendengarnya akan mendapatkan pengetahuan yang sangat bermanfaat dari orang yang berilmu pengetahuan itu.
Cobalah ingat ketika kita duduk di bangku sekolah. Perhatikan murid-murid yang memiliki kemampuan mendengar. Mereka yang lebih banyak mendengar, biasanya akan jauh lebih sukses hidupnya daripada mereka yang kurang banyak mendengar. Ketika guru berbicara, dan murid ikut berbicara dengan temannya, maka telinganya tak akan fokus mendengarkan apa yang disampaikan oleh gurunya. Pendengarannya terpecah menjadi dua. Antara mendengarkan guru berbicara, dan temannya berbicara. Hal inilah yang membuat siswa atau murid yang kurang mendengarkan akan terasa kurang menguasai materi yang disampaikan guru. Beda halnya dengan murid yang asyik mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru. Pengalaman saya menjadi guru, membuktikan akan hal itu. Seringkali saya temui, peserta didik tak mampu mengerjakan tugas dengan baik karena tak mendengarkan guru berbicara. Peserta didik kurang pandai menempatkan perasaan dan berimbas kepada dirinya yang tak pandai mendengar dengan baik.
EndangAbdurrahman menuliskan dalam blognya di sini.Pandai menempatkan perasaan akan semakin lengkap bila kita juga memiliki kepandaian dalam hal mendengar. Seringkali konflik terjadi karena kita tidak memberi kesempatan pada orang lain untuk berbicara, sehingga kesempatan untuk mendengarpun menjadi tertutup.
Beberapa hal berikut ini mudah-mudahan cukup membantu :
Ciri bahwa diri kita sebagai pendengar yang baik:
  1. Memandang lawan bicara.
  2. Bertanya untuk menegaskan pertanyan penting lawan.
  3. Bertanya perasaan dan keadaan lawan.
  4. Ulangi sedikit kata-kata yang dibicarakan.
  5. Berprasangka baik.
  6. Dengan cepat mengikuti pembicaraan.
  7. Memperhatikan, tenang dan emosi terkendali.
  8. Tidak memotong pembicaraan.
  9. Tidak mengubah pokok pembicaraan yang belum selesai.
Sedangkan ciri bahwa diri kita perlu memperbaiki diri dalam mendengar adalah :
  1. Selalu mengganggu pembicaraan.
  2. Melompat ke soal lain yang tidak yambung.
  3. Memotong pembicaraan.
  4. Mata mencurigakan dan penampilan buruk.
  5. Tidak dapat mengambil intisarinya.
  6. Tidak ada reaksi kala ditanya.
  7. Tidak bergairah.
  8. Tidak berkharisma.
Tanyakanlah kepada dirimu sendiri, apakah aku sudah menjadi pendengar yang baik? Apakah selama ini kamu mampu mencerna dengan baik apa yang sudah disampaikan oleh gurumu? Semua itu berpulang kembali kepada dirimu. Bila engkau ingn jadi orang hebat dan bijaksana, maka perbaiki dirimu untuk memiliki kemampuan mendengar dengan baik.
Jadilah orang yang pandai mendengar. Gunakan telingamu untuk mampu mendengar yang baik. Penulis yang baik adalah pendengar yang baik. Dari pendengarannya yang telatih akan muncul sebuah tema besar yang akan menjadi bahan tulisannya. Para penulis tak akan pernah kehabisan ide menulis karena kemampuannya mendengar. Lihatlah para pencari berita. Mereka akan pasang telinganya dengan baik agar berita yang didapatkan valid dan reliabel. Kemampuan mendengar menjadi salah satu kemampuan wajib yang harus dimiliki oleh seorang penulis.

Sumber : http://wijayalabs.blogdetik.com/2013/08/26/jadilah-orang-yang-pandai-mendengar/
Minggu, 23 Desember 2012 0 komentar

Experience (23 Desember 2012)

Welcome to my blog para pembaca yang budiman dan dermawan (Cowo), dermawati (Cewe),,ha just kidding. Seperti biasa saya kali ini akan menulis tentang kisah keseharian saya, walaupun gag menarik tapi mudah-mudahan ada manfaatnya khusus bagi saya dan umum bagi para pembaca yang budiman, dermawan, dan dermawati.

Tak seperti biasa yang pada pagi hari saya selalu kesiangan kalau bangun pagi, biasanya sholat shubuhpun dibilang subrang kira-kira sekitar jam 6 atau setengah enam paling cepet. Hehe....Ga papa lah ngmongin diri sendiri mah mskipun jelek, asal jangan ngomongin orang aja nanti dosa....
mendengar adzan shubuh saya tarik Selimut yang menyelimuti badan dan ingin segera mengambil air wudhu, entah kenapa saya jadi tidak terakali oleh syetan yang sedang memeluku waktu itu. Kata para ustadz sih itu juga katanya kalo yang susah bangun tidur tuh syetannya asyik meluk kita jadi berat banget buat bangun. Tapi tidak dengan saya pada waktu itu saya terasa semangat untuk bangun, membaca surat setelah bangun tidur supaya syetan yang bersemayam dalam tubuh ini lenyap. Cerita sudah ambil air wudhu dan saatnya pergi ke mesjid kata saya. Ga nyangka saya bisa seperti ini lagi, mungkin kemarin Doktrin dari pengajian nyangkut di otak dan hati saya supaya diaplikasikan lewat gerakan badan. Saya jadi ingat pesan inti dari pengajian kemarin yaitu kita harus melanggengkan sholat berjamaah, bagi laki-laki sholat berjamaah tuh sangat di utamakan dan wajib. Kalau laki-laki yang ga ke mesjid untuk sholat berjamaah katanya jadi wanita saja. ha

After that, so inggris nyak...haha gpp kosakata dan pembendaharaan serta warna-warni dalam tulisan tuh perlu, biar lebih kelihatan keren, padahal yang nulisnya tuh ga keren,,haha (Curhat). Saya pun lalu membaca Ayat-Nya walaupun cuman beberapa ayat namun sensasi dari hawa dingin serta sunyinya pagi membuat hati ini damai. Selesai membaca sayapun kemudian menyalakan buku elektronik pribadi saya maksudnya Laptop, colokin modem dan surving hanya ingin melihat dunia luar sana dan ingin mengetahuinya. Karena Bumi mesti kita pahami dan ketahui secara faktual dan Aktual. (geografi banget kata-katanya),,dan sedikit kayak pembawa acara berita di televisi,hahaha...
Tapi inilah kebiasaan saya di pagi hari, yakni sarapan informasi, mudah-mudahan barokah..., sayapun sempatkan menulis di blog ini...
Menulis sekelumit kisah pribadi saya yang mungkin dimulai dari sekarang....

masih pagi sayapun bergegas mandi supaya tubuh terasa segar. usai mandi tak banyak kegiatan yang saya lakukan hanya berdiam diri di rumah sembari OL atau nonton Televisi, Sunday is Freeday for me. hahaha
Makan, tidur, nonton tv, makan lagi begitu seterusnya. Hingga tiba waktunya terlelap tidur.
Minggu, 03 Juni 2012 0 komentar

Cerita Pribadi

Assalaamualaikum

Hai para blogger yang ada di seluruh dunia, maupun para pembaca yang ada di depan layar monitor. kali ini saya akan menulis tentang sesuatu yang dapat membuat diri anda ingin terus membaca tulisan ini sampai tamat. tapi ada tata cara tertentu yang harus anda lakukan terlebih dahulu, biar masuk ke dalam pikiran dan hati sanubari
1. Rileks
2. sediakan makanan ringan
3. jangan lupa air minum, terserah mau apa
4. simaklah baik-baik

kita tahu bahwa IT atau yang dikenal dengan Informasi dan Teknologi itu sangat berperan penting dalam kehidupan kita, tapi kita seharusnya tahu apa itu IT???
IT adalah sebuah media dalam mengolah data yang kita inginkan ke dalam bentuk digital untuk di tuangkan dalam komputer (misalnya), informasi yang kita inginkan maupun yang kita berikan kepada orang lain, ataupun orang lain terhadap kita, dapat tersalurkan dengan adanya IT tadi.
salah satunya tulisan yang saya buat ini, ini merupakan kecanggihan IT pada zaman sekarang ini,,hehe
dari tadi kita ngomongin IT y,mungkin kalian yang baca pasti udah pada tahu...,tapi tadi itu sedikit mengulas saja biar ga blank saja. sebenarnya saya baru kali ini membuat tulisan seperti ini. yang menurut saya tidak biasa saya lakukan, tapi saya tertarik pada sebuah link yang membahas mengenai "memaksimalkan daya kerja otak dengan freewriting". sebenarnya cuman iseng sih tulis-tulis kaya begini tuh, itung-itung mengisi waktu luang aja...he
oy tadi kita udah bahas IT. sekarang saya ingin menceritakan tentang kisah-kisah kehidupan yang mungkin bisa bermanfaat dan tentunya bermartabat,,hehe

Alkisah, di ceritakan ada seorang pri yang bertempat tinggal disebuah desa, dan sebut saja desa tersebut Sukamulya, dia adalah anak ke satu dari 2 bersaudara, dia saat ini kuliah di Universitas ternama di Tasikmalaya, yaitu Universitas Siliwangi yang dia ambil yaitu jurusan Pendidikan Geografi FKIP. Dulunya dia sebenarnya ingin masuk ke Universitas UPI namun ada kendala finansial yang membentur...

Wilujeng Sumping

Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi

Blog ini menghormati privasi Anda. Informasi pribadi yang kami kumpulkan, seperti nama dan email (jika Anda berkomentar), tidak akan disebarkan atau digunakan untuk tujuan lain tanpa izin Anda.

Kami menggunakan layanan pihak ketiga seperti Google AdSense yang mungkin menempatkan cookie di browser Anda untuk menampilkan iklan yang relevan.

Anda dapat mengatur preferensi iklan melalui pengaturan Google Ads: https://adssettings.google.com.

 
;
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di Blog Sederhana Ini, Semoga Berkenan dan Ada Manfaatnya, bagi yang mau memasang iklan produknya di blog saya ini silahkan hubungi no HP : 085223419416, Terima Kasih dan Salam Kebahagiaan Dari Saya :)