Respect The Planet Earth

Berkelana ke Negeri Seberang

  • KKL BROMO - BALI
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Kabupaten Pangandaran
  • Kabupaten Pangandaran
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Observasi Lapangan
  • Geo Track
  • Geo Track
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Touring Garut
  • Touring Garut
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Dieng - Cilacap
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Lembang - Bandung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Karangsambung
  • KKL Bromo - Bali
  • KKL Bromo - Bali
  • Wisata Religi Cirebon
  • Wisata Religi Cirebon
  • Studi Obsevasi Wisata Adat & Budaya
  • KKL Dieng - Cilacap
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • Rekreasi - MTs Mathlab
  • MTs Mathlabussa'adah
  • MTs Mathlabussa'adah
  • Bandung
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 Mei 2022 0 komentar

Pelaksanaan UM Berbasis Android & Siswa-siswi yang masuk 5 Besar nilai UM Tertinggi


Pelaksanaan UM Berbasis Android. Di foto oleh Pak Yanwar dan Ibu Oop

Desain foto oleh Pak Yanwar


Bismillah

Assalaamu'alaikum

Selamat berjumpa kembali pembaca yang budiman. Semoga kita senantiasa selalu diberikan kesehatan lahir dan batin oleh Allah SWT. Aamiin

Pada kesempatan ini, mungkin tidak banyak yang ingin saya tulis di postingan ini. Yakni saya hanya sedikit akan menceritakan tentang pelaksanaan Ujian Madrasah T.P. 2021/2022 yang diselenggarakan di MTs Al-Ishlah Bojonggambir. Alhamdulillah kegiatan UM yang diselenggarakan pada tanggal 9-14 Mei berlangsung dengan sukses dan lancar. 

Memang seharusnya kegiatan UM kali ini harus  diselenggarakan tanggal 12 Mei menurut edaran dari Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, karena ada urgensi pengunduran jadwal yang tadinya tanggal 9 menjadi tanggal 12 yang dimaksudkan pengunduran ini supaya tidak terjadi kemacetan yang diakibatkan pemudik dari luar kota, karena masih dalam suasana arus balik usai lebaran Idul Fitri. Intinya kalau menurut kata-kata netizen yang saya dengar yakni "Kebijakan yang pro pemudik dibandingkan pendidik & peserta didik", kita boleh beropini dan itu sah-sah saja, tapi sah-sah saja juga pemerintah menetapkan aturan seperti itu toh mungkin sudah dipertimbangkan dengan matang, seksama dan hati-hati untuk kemashlahatan. Tapi melihat situasi dan kondisi di MTs Al-Ishlah yang berada di lingkungan jauh dari pusat kota / bisa dibilang berada di kawasan pedesaan yang jauh dari kemacetan lalu lintas, dan juga para peserta didik tidak berasal dari luar kota yang kebanyakan berasal dari wilayah Bojonggambir sendiri.

Sehingga, merujuk pada alasan itulah pelaksanaan UM tetap dilaksanakan, jadi tidak merubah Program Kerja yang sudah ditetapkan sebelumnya.  Alhamdulillah juga pada UM kali ini dan tahun sebelumnya MTs Al-Ishlah Bojonggambir melaksanakan UM berbasis Android yakni platform pengerjaan soal diisi dalam aplikasi android yang terhubung via online lewat google form. Jadi tidak kalah canggih dengan sekolah yang ada di luar kota alhamdulillah. Tentunya atas kerjasama dari berbagai pihak, maka terciptanya keselarasan dan kesinambungan pelaksanaan UM berbasis Android / Online ini. Ibu Kepala yang selalu memberikan arahan positif dan kebijakan yang efektif & efisien, Panitia yang cepat tanggap dan selalu hebat, Dewan Guru yang profesional, Staff TU yang selalu setia membantu, juga para orangtua/wali siswa yg turut mendukung pelaksanaan UM berbasis Online ini.

Memang pendidikan harus lebih ditingkatkan lebih dan lebih lagi, supaya menghasilkan output lulusan akan berkualitas. Kita harus punya daya saing yang tinggi dan SDM yang hebat, karena arus globalisasi menuntut hal demikian. Teknologi bergerak dengan cepat dan massiv, maka SDM khususnya pemanfaatan Teknologi Informasi oleh peserta didik dan pendidik harus bisa mengimbanginya. Berikut dokumentasi foto kegiatan UM yang diabadikan oleh panitia penyelenggara yang diketuai oleh Ibu Hj. Yati Nurhayati, S.Pd.I.





Di akhir kata, sebelum ditutup postingan saya kali ini, berhubung saya mengampu mapel IPS jadi akan saya share peraih nilai UM tertinggi 5 Besar. Berikut nama-namanya pada gambar di bawah ini.


Bagi siswa yang belum tercantum namanya di atas, jangan berkecil hati karena masih banyak lagi kesempatan kalian untuk berkembang lebih maju lagi di kesempatan yang lain di waktu yg lain, di jenjang pendidikan yang selanjutnya. Jadilah siswa yang selalu konsisten / istiqomah menimba ilmu. Insya Allah "Hasil tidak akan pernah mengkhianati proses, proses belajar yang baik Insya Allah hasilnya akan baik pula" percayalah pada Allah. Man jadda wa jadda...

Sekian mungkin postingan kali ini, semoga bermanfaat dan mudah-mudahan tidak bosan-bosan untuk membacanya ya. Dipostingan saya juga selanjutnya...terimakasih

Salam kebahagiaan dan kesuksesan dari saya Alma Arif Iqbal Nurulhakim

Sabtu, 07 Mei 2022 0 komentar

KISI-KISI UJIAN MADRASAH MATA PELAJARAN IPS dan TRY OUT UJIAN MADRASAH IPS T.P. 2021/2022

KISI-KISI UJIAN MADRASAH MATA PELAJARAN IPS dan TRY OUT UJIAN MADRASAH IPS T.P. 2021/2022

Sumber Foto : adminpublik.uma.ac.id

Bismillah

Assalaamu'alaikum

Selamat berjumpa kembali pembaca yang budiman. Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan lahir batin oleh Allah SWT. Aamiin. Untuk postingan kali ini saya akan membagikan KISI-KISI UJIAN MADRASAH MATA PELAJARAN IPS T.P. 2021/2022 dan TRY OUT UM IPS T.P. 2021/2022. Baiklah silahkan dipelajari saja. Semoga bermanfaat.

KISI-KISI

1
<---- Klik Gambarnya
2
<---- Klik Gambarnya
3
<---- Klik Gambarnya
4
5
<---- Klik Gambarnya
6


SUMBER BUKU

Silahkan bisa di baca ataupun di download

https://bit.ly/E-Book_IPS_7 (Buku IPS Kelas 7) Download

https://bit.ly/E-Book_IPS_8 (Buku IPS Kelas 8) Download

https://bit.ly/E-Book_IPS_9 (Buku IPS Kelas 9) Download


Untuk lebih memaksimalkan kemampuan memahami materi, silahkan berlatih dengan menjawab Try Out di bawah ini.

TRY OUT UM IPS

----------->>>>>>>>>>https://bit.ly/TRY_OUT_1_IPS_ARIF Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>https://bit.ly/TRY_OUT_2_IPS_ARIF Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>https://bit.ly/TRY_OUT_3_IPS_ARIF Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>https://bit.ly/TRY_OUT_4_IPS_ARIF Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>https://bit.ly/TRY_OUT_5_IPS_ARIF Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>https://bit.ly/TRY_OUT_6_IPS_ARIF Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>https://bit.ly/TRY_OUT_7_IPS_ARIF Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>Materi Tryout Tambahan 1 Mulai Klik

----------->>>>>>>>>>Materi Tryout Tambahan 2 Mulai Klik


Semoga bermanfaat. Selalu ingat "Hasil Tidak Akan Pernah Mengkhianati Proses". Selamat belajar!!!

Semoga sukses..

Senin, 23 Juni 2014 0 komentar

Kehebatan Menulis

Bismillahirrohmaanirrohim..
Diawai dengan mengucap nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang,,,
Assalaamu'alaikum para pembaca yang budiman dimanapun anda berada, tidak bosan-bosannya saya menyapa para pembaca, mudah-mudahan para pembaca sekalian senantiasa ada dalam kasih sayang allah, juga senantiasa sehat dan ada dalam suasana yang bahagia..:)
Seperti biasa saya hanya perlu waktu 7 menit untuk anda membaca tulisan dalam blog sederhana ini,, seperti yang kemarin saya sudah posting (Iqro/Baca), he. Mudah-mudahan tulisan yang saya sajikan ini menjadi pelengka sarapan anda di pagi hari, dan juga manfaat, aamiin. Baiklah tidak akan berlama-lama lagi, mari kita MEMBACA... Baca sampai selesai ya..., SYukron
Kemarin saya sudah memposting tema tentang MEMBACA, sekarang apakah sudah sering anda membaca???mudah-mudahan di Amalkan yaaa...hehe, Azzamkan dalam hati, supaya nantinya insha allah selalu Happy...:), pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan mencoba membahas tentan MENULIS, kata menulis sering sekali kita dengar, pernahkan kalian menulis surat untuk keluarga, kekasih maaf maksud saya istri, atau sahabat karib??pasti jawabannya sering. Surat memakai kertas sering tidak??pasti jawabannya jarang,hehe.., Sama saya juga...
Di Zaman modern ini surat yang memakai kertas jarang sekali digunakan, kalau sekarang ya SMS (short message service) lah, biar gampang, cepet, murah lagi..., beberapa kali pencet nympe tujuan. Begitulah teknologi yang semakin pesat dari tahun ketahun. Kembali lagi kebahasan utama kita, pengertian menulis menurut beberapa ahli diantaranya:
Menurut Djago Tarigan dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009: 5) menulis berarti mengekpresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran dan perasaan. Menulis adalah perilaku kreatif, perilaku menulis kreatif karena membutuhkan pemahaman atau merasakan sesuatu: sebuah pengalaman, tulisan, peristiwa. Menurut Eric Gould, Robert DiYanni, dan William Smith (1989: 18). 
Dan kalau menurut saya menulis itu ialah ungkapan pikiran, hati, emosi, yang dituangkan dalam bentuk hurup, kata maupun kalimat yang mempunyai makna yang mudah dimengerti maupun yang kompleks untuk sekedar mengekspresikan gagasan, ide, opini, juga argumentasi yang bertujuan merangsang daya kreativitas juga memberikan informasi kepada pribadi dan orang lain. hehehe...panjang ya,,ga papa asal tidak berbobot,,lho??he
Kalian ingin sukses??kalian ingin bahagia dunia akhirat. Tentunya iya lah masa tidak,,saya juga mau kok, mana ada manusia yang tidak ingin bahagia. Kuncinya ada 2 MEMBACA dan MENULIS, Bacalah disiplin ilmu apa saja yang ada di muka bumi ini, serap informasi yang ada, dan Tulislah apa yang sudah kalian baca dan serap supaya nantinya bisa di informasikan kepada yang lain, hal itu merupakan prinsip dari IMAN, ILMU, AMAL, dan IKHLAS.
Wartawan ataupun jurnalis, novelis, dll. merupakan orang yang pastinya sering menulis, karena disetiap berita yang tayang, maupun koran yang terbit, majalah yang beredar, tentunya hasil tulisan para penulis yang kreatif dan juga inovatif. Dan hasilnya mereka bisa makan dan mendapat uang dari hasil MENULIS, bayangkan??? dari hasil menulis bisa mendapatkan UANG dan kesenangan mungkin untuk mereka??? simple and easy kan??hehe..
Para Ilmuwan, profesor, yang membuat buku akademis, para penulis skrip film-film yang sering kita tonton dilayar televisi atau layar lebar, hal itu butuh seorang yang bisa MENULIS.
Tentu bagi yang sudah biasa hal demikian terasa mudah, tapi bagi yang baru pasti sedikit canggung dan nantinya suka malas kalau tidak dipaksakan, he. Bisa itu karena terbiasa. Menulis jadikan suatu hobby. Jadi ingat pertama kali saya menulis, memang sensasinya terasa canggung dan mau nulis apa bingung, tapi setelah melihat membaca blog teman, buku-buku, buku yang menjadi favorit saya novel, dan komik. Jadi ingin sekali menulis, menulis itu tidak usah bagus dulu ataupun menarik dan tidak perlu dipola sebenarnya, tidak perlu di menarik, hal yang paling dulu ialah NIAT MAU saja dulu, dan free writing (menulis bebas), kosakata acak-acakan, tak apa, yang penting NULIS. Lama kelamaan akan terbiasa menggunakan kata-kata, kalimat yang tertata dan rapih juga indah dan menarik insha allah. Seperti kata Omjay (salah satu pendidik dan juga penulis) "Menulislah Tiap Hari dan Buktikan Apa Yang Terjadi"
Manfatat yang bisa di dapat dari MENULIS ialah:

[ 1 ] Mencegah kepikunan.

Menulis erat sekali kaitannya dengan kerja otak. Sebagaimana tubuh membutuhkan olahraga, dan hati butuh ibadah, otak juga butuh olahraga. Dan olahraga otak dengan melatihnya terus berfikir positif.
Bagaimana agar otak tetap berfikir positif, diantaranya dengan membiasakan menulis, mengungkapkan apa yang terpikirkan lewat tulisan, dengan kebiasan inilah otak terus bekerja, terlebih jika menulis sebuah tulisan ilmiah, otak akan lebih bekerja lagi dalam mengumpulkan beragam referensi untuk menjadi sebuah tulisan.
jika terus demikian. Maka otak tidak akan pikun nantinya, tidak menjadi pelupa di saat tua, karena ibarat pedang, semakin sering diasah dan digunakan, ia semakin baik dan tajam, begitu pula dengan otak kita.

[ 2 ] Instrumen perekam jejak sejarah.

Menulis adalah satu dari sekian banyak instrumen perekam jejak sejarah, dan wasilah ini yang paling banyak tersebar dan mudah di dapat, kita mengenal kehidupan para nabi, ulama salaf, orang-orang besar, asal usul suatu negeri, dan yang lainnya adalah lewat tulisan.
Jika Kita hendak merekam sesuatu, cukuplah tuangkan lewat tulisan. Inilah cara klasik yang takkan pernah tergantikan oleh apa pun, menulis dan tulisan akan selalu ada dan akan tetap ada.

[ 3 ] Instrumen untuk menjaga ilmu, pendapat, pemikiran, opini, dan argument dari keraiban, dan untuk menyebarkannya secara lebih luas.

Tersebarnya beragam madzab fiqih di belah dunia adalah lewat tulisan dan kerja keras para ulama dalam membukukan pendapat dan argumen mereka lewat menulis, tanpa usaha keras para ulama untuk menulisnya, mungkin kita takkan pernah mengenal pemikiran-pemikiran mereka.
Sudah hal maklum bahwa kekuatan otak mengingat sesuatu sangatlah terbatas, dan satu-satunya jalan mengabadikan apa yang pernah terpikiran, terlebih sebuah ilmu yang bermanfaat bagi yang lain adalah lewat menulis, sampai manusia-manusia super jenius pun tak melewatkan hal ini, semisal imam bukhori, imam muslim, imam ahmad, imam malik, ibnu hajar, imam thobari dan yang lainnya, mereka tak cukup hanya mengandalkan kekuatan hafalan dan ingatan dalam menebarkan ilmunya, tapi diperkuat lagi lewat tulisan.

Dan mereka sangat paham, mengandalkan hafalan dan ingatan hanya terbatas pada usianya, dan di saat usia berakhir, berakhir pula manfaat ilmu yang selama ini dimilikinya. Adapun tulisan akan terus memberikan manfaat yang lain sampai bergenerasi banyaknya meski sang penulis sudah lama tiada terkubur dalam tanah. Tulisan ini ibarat dirinya masih hidup, terus menjadi guru dan bisa menebarkan ilmunya pada yang lain.

[ 4 ] Media dakwah yang sangat bermanfaat.

Tulisan adalah salah satu media dakwah yang sangat bermanfaat dan daya sebarnya sangat luas, terlebih di zaman berteknologi canggih seperti sekarang ini. Kita bisa menulis sebuah ilmu, dan sesaat itu pula tulisan kita bisa dibaca dan terambil faidahnya oleh mereka yang tinggal jauh di benua lain.
Jadikanlah menulis sebuah rutinitas keseharian, media dakwah tanpa harus terjun langsung ke objek dakwah, baik menulis di atas kertas atau di lembaran-lembaran dunia maya. Dan menulis ini akan melengkapi usaha dakwah kita di masyarakat, karena hasil menulis berupa ilmu-ilmu yang terbukukan baik di dunia nyata atau dunia maya masih bisa dimanfaatkan mereka di rumahnya masing-masing, dibaca, ditelaah, disimpulkan, dan bisa menjadi bahan diskusi langsung saat ngaji bersama guru-gurunya.
Menulis adalah media dakwah yang tak boleh di tinggal oleh mereka para dai, para penyeru kebenaran dan kebajikan. Dengan menulis berarti anda sedang mencetak dan membina asistenmu, setelah engkau tiada, hasil tulisanmu semasa hidupnya, dialah yang akan menjadi asisten dan penggantimu untuk menbarkan ilmu-ilmu yang kau miliki.

[ 5 ] Menulis adalah media belajar.

Belajar bukanlah hanya mendengar dan membaca. Tidak lengkap rasanya belajar tanpa menulis. Kurang lengkap rasanya ilmu yang terpunya kosong dari menulis. Lihatlah kisah hidup para ulama salaf, para ulama kontemporer, para dosen dan ustadz, orang-orang besar dan para pemimpin di dunia, sampai orang tersibuk pun dalam bisnis dan niaga, hidup mereka tak lepas dari menulis.
Terlebih para ulama salaf, saat kita membaca riwayat hidupnya, pasti kita akan tercengang dan begitu takjub, betapa tidak, ibnul qayyim menulis kitab zaadul maad hanya dalam satu safar yang tidak lebih dari berbulan-bulan masanya, padahal kitab itu berjilid-jilid sampai empat setetah tercetaknya. Bayangkan berapa puluh lebar ilmu tertuliskan di atasnya dalam seharinya. Ini satu contoh akan keajaiban dan keberkahan hidup mereka.
Menulis adalah media belajar, dengan menulis akan mendorong dan menuntut kita menyerap, menggali dan mengumpulkan informsi sebanyak-banyaknya untuk menopang tema yang hendak ditulisnya, baik informasi yang bersifat teoritis atau berupa fakta-fakta yang terjadi.
Saat mencari dan mengumpulkan informasi inilah kita sebenarnya sedang tenggelam dalam dunia belajar, sedang mengasah dan pempertajam otak juga pikiran, sedang mengembangkan diri jua meningkatkan kemampuan, sedang belajar bijak dan santun dalam berfikir.

[ 6 ] Menulis akan membuat hidup produktif dan usia tak terbuang sia.

Banyak orang beranggap menulis membosankan, hidup tak berseni dan hanya milik mereka yang suka menyendiri. Ini adalah anggapan yang keliru dan sangat keliru sekali. Hanya mereka para pemalas, orang-orang bodoh, para pengglamor dunia, dan orang gila atau tergila-gila yang beropini dan beranggap bodoh seperti itu.
Justru dengan menulis membuat hidup lebih produktif, usia lebih bermanfaat tak terbuang sia-sia. Dengan menulis wawasan terus bertambah, detik-detik hayatnya terisi sesuatu yang bermanfaat bagi diri dan orang lain, langkah dan akivitasnya tak kan terbuang ke perkara yang tiada manfaat sama sekali, karena dirinya tersibukkan oleh beragam informasi, fakta, wawasan, ilmu, pengetahuan, penelitian, pengamatan, observasi, survai yang harus tergali dan terkumpulkan sebagai referensi bahan yang akan ditulisnya.
Anda bisa bedakan dengan mereka yang hidupnya hanya gurauan, bermain-main, sekedar jalan-jalan, berpesta foya-foya, berglamor dengan dunia hiburan dan jenaka. Apa yang mereka dapatkan? Apa yang dapat mereka berikan! Apa manfaat yang terbagikan? Apa kebaikan dan adakah perubahan positif yang terzahirkan dari hati mereka? Saya yakin ada bisa menjawabnya sendiri. Dan itu lebih objektif dalam pandangan saya.

[ 7 ] Menulis akan membentuk pribadi yang bijak dan santun.

Dengan menulis kepribadian si penulis akan semakin bijak dan santun. Karena ia telah belajar banyak dan akan terus belajar di saat dirinya terus mengembangkan tulisannya. Ia bukan hanya belajar dan mengambil faidah ilmu secara mentah-mentah, tapi Ia juga banyak belajar dari gaya bahasa dan format tulisan yang menjadi referensi tulisannya.
Ini adalah hal yang tak dapat terpisahkan, sedikit banyak pasti ia akan tertarik dan terpengaruh oleh gaya bahasa dan gaya penyampaian seseorang, terlebih setiap penulis pasti beharap tulisannya menarik, enak dibaca, tidak membosankan, bahasanya renyah dan hidup, mengenai sasaran dan tersampaikan maksud apa yang ia tuliskan.
Dengan alasan inilah dirinya harus banyak belajar gaya dan model penulisan yang bagus dan santun dari orang lain, dan dengannya ia harus terus berbijak dan santun dalam menulis, semua itu agar tulisannya bermanfaat dan berbekas bagi yang lain. Dan sikap bijak atau santun yang ia zahirkan dalam tulisan, juga akan berpengaruh pada pribadi dan sikap kesehariannya. Saat itu, ia bukan hanya belajar dari tulisan orang lain, ia pun banyak belajar dari ilmu yang selama ini ia tuliskan.

[ 8 ] Menulis akan menghasilkan ide-ide baru

Dengan menulis seseorang akan berfikir dan terus berusaha mengembangakan pemahamannya dan kemampuan dirinya. motivasi inilah yang akan mendobrak dirinya menemukan ide-ide baru, karena di saat ia terjun dalam dunia tulis menulis, dirinya terus tertantang membuat gebrakan baru untuk menelurkan ide-ide dan gagasan teranyarnya.
Ide-ide baru hanya terhasilkan dari mereka para pemikir yang aktif, terus belajar dan bekerja keras mengembangkan kemampuan berfikirnya. dan dengan jalan menulis inilah ide-ide anyar itu akan terus bermunculan dan tersebarkan.
Oleh karena itu, berusahalah menulis apa yang terpikirkan, apa yang terlihat, apa yang terdengar, apa yang terasakan, apa yang terbaca, dan terbagikan dari orang lain. karena besar itu tiada tanpa adanya yang kecil, dan tingginya gunung bermula dari tumpukan pasir dan kerikil-kerikil, dan hamparan sahara adalah kumpulan pasir-pasir, dan bentangan sabana yang hijau adalah gabungan rerumputan yang indah.
Begitu juga sebuah ide atau gagasan, ia akan terus ada dan terkembangkan, dan ide yang besar pasti terawali oleh ide yang kecil, dan ide yang sepektakuler pasti tertumbuh dari ide yang biasa-biasa sebelumnya. semua terkaitkan dan tak terpisahkan, hanya kemalasan, sombong dan keengganan lah yang menjadikan ide-ide jumud, beku dan tak teranyarkan. menulislah, dan ide-ide baru pasti akan terus bermunculan di benak kalian, menulislah, dan ide-ide baru pasti akan mengantri untuk tertuliskan.

[ 9 ] Menulis adalah salah satu media komunikasi yang terbaik.

Menulis bisa dijadikan sebagai media komunikasi yang terbaik, berapa banyak para ulama menuliskan ilmunya dalam kitab yang berjilid-jilid, berapa banyak para motivator membukukan gagasannya dalam bentuk tulisan, berapa banyak para pujangga mecoretkan tinta-tinta hikmahnya di lembaran kertas, berapa banyak para pemimpin dunia menyebarkan propanganda kekuasaannya lewat tulisan, dan masih banyak … yang berapa banyak mereka mempengaruhi orang lain lewat tulisannya…. tergugah, tergerak, termotivasi, dan terbawa dalam perubahan setelah membaca sebuah tulisan.
Menulis adalah media komunikasi kita dengan orang lain, media untuk menyampaikan apa yang kita inginkan, menyebarkan apa yang kita gagaskan, dan mengajak orang lain serta menggiring mereka untuk ikut berfikir dan berkembang.
Dengan menulis kita pun bisa membuat orang lain menangis, terharu, tertawa, tersenyum, tersadar dari lalainya, dan tergugah untuk bangkit menjadi baik dan semangat. dan agar tulisan yang kita tulis benar-benar berbekas dan bermanfaat bagi yang lain, menjadi sebuah media komunikasi yang baik, awalilah tulisan itu dengan niatan yang baik pula, semata-mata mengharap pahala dan keridhaan-Nya, bukan malah tujuan dunia agar tekenal, terkenang, tersanjung, dan tujuan-tujuan semu lainnya.

[ 10 ] Menulis akan melatih diri siap dikritik dan dievaluasi oleh yang lain serta melatih pemecahan sebuah masalah.

Menulis adalah media untuk menelurkan gagasan, menyampaikan ide-ide, dan mengkisahkan apa yang terpikirkan. di saat gagasan dan ide-ide itu tersebarkan dan terbaca oleh kalayak ramai, di saat itulah beragam opini akan muncul, entah itu setuju, atau berupa penegasan, atau ketidaksetujuan, berupa batahan atau sanggahan.
Saat itulah pikiran akan terlatih dalam menerima kritik dan evaluasi orang lain, apakah yang ia gagaskan atau ide yang tersampaikan benar atau tidak, sesaat itu pula ia akan terdorog untuk mencari pemecahan masalah, menggali dan mengumpulkan dalil-dalil dan opini pendukung akan kebenaran apa yang ia gagaskan dan ide yang tersampaikan.
Dari sinilah dirinya akan terus terlatih untuk bersikap kritis, aktif, dan berusaha mengembangkan diri dan kemampuannya. inilah proses belajar yang akan terus menuntut dirinya untuk belajar dan belajar. inilah manfaat dari menulis, dan tidak ada yang terlihat dari seringnya menulis kecuai kemanfaatan yang banyak dan faidah yang besar yang akan terpetik darinya.
Dan masih banyak sekali manfaat dari seringnya menulis, apa yang saya sampaikan di atas hanyalah sebagian kecilnya, besar harapan semoga berfaidah dan banyak memberikan manfaat serta menjadi motivasi bagi yang lain untuk menghidupkan dan membiasakan diri dalam dunia tulis menulis.

Tertarik???
Tips Dari saya supaya anda mau menulis...
1. Tulislah Dulu jadwal kegiatan pribadi anda, jangan lupa cantumkan catatan/peristiwa juga emosi yang ada dalam tulisan itu, digambar juga boleh, supaya nantinya tidak bosan.
2. Free Writing dulu, tulislah dengan gaya bahasa sendiri, dan temanya bebas asal jangan yang ngaco-ngaco amat.
3. Konsisten tiap hari harus selalu menulis.
4. Biasakan juga membaca supaya vocabulary / pembendaharaan katanya semakin luas.
5. Dan yang terakhir jangan lupa publikasikan kepada orang lain, baik via blog dll. Supaya terdokumentasikan.

Semoga tulisan saya di pagi hari ini membawa manfaat untuk para pembaca sekalian, salam hangat dan kebahagiaan dari saya, sobahul khoir...selamat beraktivitas, Wassalaamu'alaikum...
Sabtu, 21 Juni 2014 0 komentar

Kehebatan Membaca dan Menulis

Assalaamu'alaikum...
Salam kebahagiaan untuk anda para pembaca yang budiman dimanapun anda berada, tak ada kata yang paling utama dan pertama selain kata pujian kepada Allah SWT yaitu Subhanalloh, Alhamdulillah, Laailaahaillalloh, Allohu Akbar. Subhanalloh maha suci Allah dengan segala kesuciannya, Alhamdulillah kita masih bisa diberi kesempatan bertatap muka, saling menyapa, dan berbagi ilmu walaupun via tulisan, tak apa yang terpenting ialah silaturahim tidak hanya dilihat lewat kasat mata karena berjumpa, tapi bisa juga dirasakan lewat tulisan yang sederhana, semoga ada manfaat bagi anda para pembaca yang budiman dan beriman. Allohu Akbar maha Agung dan Besar Alloh dengan segala ciptaannya, Makhluk, Bumi, Planet, Matahari, Tata Surya, Galaksi, Alam Semesta dan yang mengusai seluruh Alam. Laailaahaillalloh tiada yang dapat menandingi atau menduakannya maha benar Allah dengan disaksikan oleh para malaikat dan makhluknya.
Baiklah seperti biasa minta waktunya 7 menit untuk kiranya berkenan membaca tulisan ini, kali ini saya akan memulai dengan topik yang tentunya sudah tidak asing bagi para pembaca sekalian, MEMBACA dan MENULIS. Pernahkah kalian membaca???pasti pernah..., pernahkah kalian menulis???pasti juga pernah, karena di dalam pendidikan formal juga kita terpaksa harus membaca dan menulis,hehe supaya nantinya kita tidak buta aksara ketika memasuki dunia kerja, biar ga di bilang manusia purba,he. Tapi yang jadi pertanyaan saat ini ialah seringkah anda MEMBACA dan MENULIS? pasti jawabannya bimbang, seperti halnya saya yang bimbang saat ini, memposting tulisan ini atau jangan,,hehe. Dan saya beranikan untuk memposting, mudah-mudahan ada manfaatnya yang tidak bermanfaat mohon di buang saja ya, dan ditunggu kritik dan sarannya..., kembali lagi ke masalah MEMBACA, Iqro / Bacalah itu merupakan perkataan Malaikat Jibril Ketika menyampaikan wahyu pertamanya kepada Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT dalam Q.S Al-'Alaq. Berapa kali malaikat waktu itu memerintahkan nabi untuk membaca?? 3 Kali...benar kan??kalau salah mohon ditegur ya...he
Kalau kita kaji lebih dalam peristiwa di atas, maka akan ada hikmah dan manfaat yang ada, yaitu Allah SWT memerintahkan kepada setiap umatnya untuk senantiasa membaca, tidak cukup hanya 1 kali tapi berkali-kali dan membaca berbagai disiplin Ilmu, seperti Ilmu Alam, Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Ilmu Agama dan ilmu-ilmu yang lain juga membaca buku yang non akademik seperti komik, novel, cerpen, mangle,hehe... Bukan berarti 3 kali baca ya,,hehe
Membaca tidak hanya dianjurkan tapi malah menurut saya diwajibkan, karena membaca itu pintu dimana kita bisa mengetahui yang baik dan yang buruk, yang indah dan yang tidak indah, yang bermanfaat dan yang tidak dan lain sebagainya. Budayakan membaca menjadi salah satu proses menjadikan manusia itu pintar dan cerdas, menjadikan manusia tahu banyak hal yang nantinya bisa menyikapi permasahalahan hidup secara arif dan bijak dalam mengambil keputusan. Juga amanah dari allah dalam memperjuangkan agamanya, karena dengan MEMBACA kita BERIMAN, BERILMU dan yang terakhir BERAMAL yang tentunya harus IKHLAS pelaksanaannya.

Membaca Harus Di Budayakan Sejak DiniBudaya ialah hasil dari cipta, rasa, karsa dan karya manusia yang dituangkan dalam bentuk yang nyata dan abstrak, dan senantiasa dilestarikan keberadaannya. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budayanya dari sabang sampai merauke dari miangas sampai pulau rote. Begitu Indahnya allah menciptakan manusia dengan bersuku-suku dan berbudaya, sebagaimana firman Allah dalam surat Al Hujurat 49;13 yang artinya, ”Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa an bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa...”
sekarang apa kaitannya budaya dengan membaca???Membaca menurut sebagian orang itu kurang kerjaan lah, males lah, tidak ada waktu lah ataupun apalah. Belum tahu ya kehebatan membaca??? menurut beberapa ahli, menurut Widyamartaya (1992: 140-141), antara lain:
  • Dapat membuka cakrawala kehidupan bagi pembaca
  • dapat menyaksikan dunia lain-dunia pikiran dan renungan
  • merubah pembaca menjadi mempesona dan terasa nikmat tutur katanya.
menurut Jordan E. Ayan, yang berdampak bagi perkembangan sebagian besar jenis kecerdasaan, diantaranya adalah,
  • Membaca menambah kosakata dan pengetahuan akan tata bahasa dan sintaksis. Yang lebih penting lagi membaca memperkenalkan kita pada banyak ragam ungkapan kreatif, dan dengan demikian mempertajam kepekaan linguistik dan kemampuan menyatakan perasaan. Dengan membaca, kita belajar mengenai metafora, implikasi, persuasi, sifat nada, dan banyak unsur ekspresi lain yang semuanya penting bagi segala jenis seniman, pelaku bisnis, atau penemu.
  • Banyak buku dan artikel yang mengajak kita untuk berintropeksi dan melontarkan pertanyaan serius mengenai nilai, perasaan, dan hubungan kita dengan orang lain.
  • Membaca memicu imajinasi. Buku yang baik mengajak kita membayangkan dunia beserta isinya, lengkap dengan segala kejadian, lokasi, dan karakternya. Bayangan yang terkumpul dari tiap buku atau artikel ini melekat dalam pikiran, dan sering waktu berlalu, membangun sebuah bentang jaringan ide dan perasaan yang menjadi dasar metafora yang kita tulis, gambar yang kita buat, bahkan keputusan yang kita ambil.
Menurut saya ...
1. Membaca bisa menambah khazanah keilmuan dan wawasan secara luas.
2. Membaca bisa menambah vocabulary atau kosakata kita ketika berbicara ataupun menulis.
3. Membaca bisa menjadikan kita bijak dan mengambil keputusan secara tepat dan cepat.
4. Membaca memacu adrenalin untuk berimajinasi secara luas, sehingga dapat memproyeksikan otak kanan dan kiri secara lebih maksimal yang nantinya lebih kreatif dan inovatif.
5. dan yang terkakhir Membaca bisa menjadi ladang pahala karena dengan membaca ilmu bertambah yang otomatis amal juga bisa tercapai.

Indonesia pada saat ini merupakan negara yang angka buta hurupnya lumayan tinggi karena banyak yang tidak mengenyam pendidikan secara formal. Juga bisa dikatakan buta wawasan karena jarang yang membudayakan membaca. Membaca harus kita lestarikan dan biasakan sejak Dini malah. Karena ketika sudah biasa akan jadi terbiasa dan implikasinya akan BISA...
cukup sekian postingan dari saya, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi saya pribadi dan pembaca sekalian, berbagi itu penting. Membaca lebih penting.
Jadikan MEMBACA sebagai sarapan anda setiap hari, wong badan juga mesti diberi nutrisi dengan makan, batin juga mesti makan, ini juga pikiran harus kita beri makan,,hehehe
supaya sinkron, berenergi dan juga bersinergi..., oke sekian...wassalaamu'alaikum...
salam kebahagiaan dari saya, untuk tema MENULIS Insha Allah nanti menyusul...hehe
Jumat, 21 Juni 2013 0 komentar

Pembelajaran Bahasa Indonesia adalah Pembelajaran Berpikir

Belajar adalah upaya seseorang dalam memperoleh perubahan tingkah laku dan pengetahuan melalui proses berpikir dan bertindak. Belajar erat kaitannya dengan pembelajaran, yaitu adanya interaksi pendidik dengan peserta didik dan bahan ajar dalam lingkungan pembelajaran. Seseorang dikatakan telah belajar apabila telah menunjukkan perubahan tingkah laku dalam dirinya meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
 
Pembelajaran bahasa Indonesia yang dimotori oleh guru dewasa ini sedikit mengalami kerisauan, hanya diarahkan pada pengembangan kognitif. Maman Suryaman dalam Buku “Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Cerdas dan Kreatif” mengungkapkan, bahwa kecerdasan manusia secara operasional dapat digambarkan ke dalam tiga dimensi, yakni kognitif, psikomotorik, dan afektif. Melalui pengembangan kognitif, kapasitas berpikir manusia harus berkembang. Melalui pengembangan psikomotorik, kecakapan hidup manusia harus tumbuh. Melalui pengembangan afektif, kapasitas sikap manusia harus mulia. Namun, di dalam kenyataannya pelaksanaan pembelajaran lebih diarahkan pada pencerdasan yang bersifat kognitif.
 
Pengembangan kognitif ialah pengembangan yang berdasarkan pengetahuan dan pemahaman siswa dalam menyerap berbagai informasi serta pengetahuan yang telah diterima. Perubahan ini akan tampak apabila siswa mampu mendefinisikan berbagai hal mengenai pengetahuan berdasarkan fakta empiris. Namun, kecerdasan intelektual yang bersifat kognitif ini hanya terbatas pada pengembangan kemampuan menghafal, transfer pengetahuan, dan keterampilan menyelesaikan soal-soal ujian. Pengembangan kognitif yang lainnya masih diabaikan, misalnya dalam hal pengembangan kognitif untuk meningkatkan daya kritis. Sebab bersikap dan berpikir kritis merupakan sebuah kebutuhan dalam menentukan berbagai pilihan informasi yang tepat.
 
Pengembangan afektif ialah pengembangan yang didasarkan pada sikap/perilaku/tingkah laku siswa yang berkenaan dengan perasaan seperti takut, mampu, malas, dan rajin. Perubahan ini begitu penting sebab “sikap” yang berperan dalam aspek ini. Sikap merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan seseorang, sebab orang-orang pintar dan cerdas mampu diciptakan dalam waktu singkat, sedangkan orang-orang yang bersikap/berakhlak mulia tidak mampu diciptakan dalam waktu singkat.
Aspek ketiga yaitu pengembangan psikomotorik, pengembangan yang berhubungan dengan aktivitas fisik yang berkaitan dengan proses mental dan psikologi. Pada pengembangan ini yang paling berperan adalah keaktifan siswa di dalam lingkungan pembelajaran misalnya di dalam kelas, yaitu siswa yang aktif bertanya dan menjawab dalam sebuah diskusi kelas. Siswa tersebut telah menampakkan perubahan psikomotorik dalam dirinya daripada siswa yang pasif. Aktivitas lain yang berkenaan dengan mental siswa, yaitu ketika siswa menerima pelajaran bahasa Indonesia tentang berpidato, siswa bukan hanya diberikan teori apa itu pidato, langkah-langkah berpidato, melainkan harus juga diarahkan untuk mengalami berpidato/berbicara di depan kelas. Arahkan pula bagaimana berani untuk tampil di depan kelas di hadapan teman-temannya. Jangan sampai siswa hanya memahami apa itu pidato dan langkah-langkah menulis pidato saja tetapi belum mampu untuk berpidato terutama mengelola mental di depan kelas.
 
Hal ini sejalan dengan ungkapan Magnessen (dalam Silberman, 1996) bahwa “kita belajar 10% dari apa yang kita baca, 20% dari apa yang kita dengar, 30% dari apa yang kita lihat, 50% dari apa yang kita lihat dan dengar, 70% dari apa yang kita katakan, 90% dari apa yang kita katakan dan lakukan.” Maka, ketika siswa mengalami berpidato daya belajarnya akan mencapai 90% dari yang dibelajarkan oleh guru.
 
Ketiga aspek tersebut akan saling bertautan, seseorang yang hanya cerdas dalam aspek kognitif, afektif, atau psikomotorik saja tidak akan mengalami peristiwa belajar. Peristiwa belajar terjadi apabila ada interaksi stimulus dan respon. Tokoh aliran behavioristik, Edward Lee Thorndike (1874-1949) mengungkapkan bahwa belajar merupakan proses interaksi antara stimulus dan respon. Stimulus adalah apa yang merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan, atau hal-hal lain yang dapat ditangkap melalui alat indra. Respon adalah reaksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar, dapat berupa pikiran, perasaan, gerakan, atau tindakan.
 
Belajar erat kaitannya dengan berpikir, seseorang yang belajar tentu ia berpikir, namun seseorang yang berpikir belum tentu ia mau belajar. Belajar ialah mengaktifkan beberapa indra kita dalam memahami berbagai hal yang belum kita ketahui, atau upaya untuk memperoleh perubahan dari yang belum tahu menjadi tahu, belum mengerti menjadi mengerti, dan dari tidak bisa menjadi bisa.
Otak kiri berbahasa,
Otak kanan bersastra

Logika dan imajinasi, dua kata yang paling tepat untuk menunjukkan berbahasa dan bersastra. Kebahasaan seseorang bersumber dari logika berpikirnya, yaitu pemilihan kalimat, diksi, dan ejaan yang akan digunakan. Sedangkan kesastraan seseorang bersumber dari imajinasinya, yaitu pembayangan tokoh-tempat-kronologi peristiwa yang terjadi, pemunculan ide-ide, halusinasi, dan mimpi.
 
Kebahasaan dan kesastraan seseorang tampak dalam sebuah karya, baik karya ilmiah atau karya sastra. Salah satu faktor yang berperan menghasilkan sebuah karya ialah kinerja otak. Jika kita menghasilkan sebuah karya ilmiah berarti kita telah mengelola otak kiri, sedangkan jika menghasilkan sebuah karya sastra maka telah mengelola otak kanan.
 
Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Beberapa pakar menyebutkan bahwa otak kiri merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ). Sementara otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ). Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, pentas drama, menari, melukis, dan segala jenis kegiatan kreatif lainnya.
 
Robert Ornstein dalam bukunya “The Right Mind” memaparkan bahwa belahan otak sebelah kanan merupakan kunci untuk memperluas pemikiran manusia, menghidupkan trauma, menyembuhkan autis, dan seterusnya. Ia akan menyelamatkan kita. Ia merupakan kursi kreativitas, jiwa, dan bahkan gagasan-gagasan yang besar.
Perbedaan utama antara otak kiri dan kanan ialah belahan kiri ribuan kata-kata, sedangkan belahan kanan adalah gambar. Belahan otak kiri memperhatikan pada apa yang dikatakan; belahan sebelah kanan memfokuskan pada bagaimana ia dikatakan.
Berbagai aktivitas yang kita lakukan bersumber dari pikiran. Semakin cerdas dan kreatif guru dalam mengajar maka semakin bagus proses dan hasil pembelajaran yang dilakukan.
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada hakikatnya adalah pembelajaran berpikir. Memerlukan daya kognisi, afeksi, dan psikomotor yang memadai yang perlu dikembangkan. Sebab menurut Lina Meilinawati dalam buku “Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Cerdas dan Kreatif” bahwa di sekolah-sekolah di Indonesia belum dikembangkan materi khusus pelajaran berpikir, sementara di negeri Jiran (Malaysia) merupakan mata pelajaran khusus.
Untuk itu, kiranya sangat tepat jika di negeri kita kemampuan berpikir dimasukkan ke dalam pelajaran Bahasa Indonesia, sebab berbahasa berarti berpikir. ***

 

Dikutif dari tulisan Aji Septiaji, S.Pd.
Calon Penerima Beasiswa BPP-DN Ditjen Dikti 2013/2014,
pada Program Magister Ilmu Linguistik Universitas Indonesia.
Pengajar pada matakuliah Keterampilan Menulis
dan Pembelajaran Menulis di Universitas Galuh Ciamis.

Dalam http://www.kabar-priangan.com/news/detail/9271

Wilujeng Sumping

Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi

Blog ini menghormati privasi Anda. Informasi pribadi yang kami kumpulkan, seperti nama dan email (jika Anda berkomentar), tidak akan disebarkan atau digunakan untuk tujuan lain tanpa izin Anda.

Kami menggunakan layanan pihak ketiga seperti Google AdSense yang mungkin menempatkan cookie di browser Anda untuk menampilkan iklan yang relevan.

Anda dapat mengatur preferensi iklan melalui pengaturan Google Ads: https://adssettings.google.com.

 
;
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di Blog Sederhana Ini, Semoga Berkenan dan Ada Manfaatnya, bagi yang mau memasang iklan produknya di blog saya ini silahkan hubungi no HP : 085223419416, Terima Kasih dan Salam Kebahagiaan Dari Saya :)